Cara Agar Anak Mau Menuruti Perintah dengan Senang Hati

11 Agustus 2019 Artikel Pendidikan


Mendidik anak memang membutuhkan kesabaran serta tips tersendiri, karena memang anak masih belum bisa membedakan hal yang baik dan yang buruk untuk dirinya. Banyak orangtua mungkin merasah kewalahan karena memiliki anak yang tidak nurut. Apa pun yang disuruh orangtua, cenderung dibantah. Bila hal ini terjadi, sebaiknya sebagai orang tua kita tidak langsung memarahi anak, sebab bisa jadi, orangtua yang tanpa sadar mengajari hal buruk pada anak. Mengasuh dan mendidik anak-anak bukanlah perkara mudah. Terkadang anak-anak masih sangat egois dan ingin menang sendiri. Alhasil, ketika orang tua memerintahkan sesuatu seperti meminta anak untuk belajar atau berhenti bermain, anak malah memberontak dan berteriak.

Menghadapi anak yang sulit menuruti perintah orang tua tidak perlu dengan kekerasan. Anda masih bisa untuk menyuruh secara lembut agar ia mematuhi perintah Anda dengan senang hati. Mau tahu caranya?

Jadikan kegiatan menyenangkan

Alih-alih menyuruh anak membersihkan kamarnya yang kemungkinan besar akan ia tolak, cobalah untuk menjadikan acara bersih-bersih menjadi lebih menyenangkan dengan mengadakan lomba, misalnya. Siapa yang paling cepat membersihkan kamar dengan baik, akan mendapat hadiah.

Menantang anak untuk berteriak

Anak yang sedang merajuk, biasanya menangis sambil berteriak-teriak. Ini adalah cara mereka untuk mempengaruhi emosi orang tua dan menegosiasi keadaan. Menunjukkan amarah orang tua tidak ada gunanya. Sebaliknya, katakan bahwa Anda tahu ia bisa berteriak lebih keras lagi. Kebanyakan anak-anak terkejut dengan sikap Anda yang tidak peduli, dan mereka akan berhenti berteriak.

Meminta anak untuk membantu

Cara termudah meminta anak untuk melakukan sesuatu adalah meminta mereka untuk menjadi penolong Anda. Anak kecil suka dijadikan pahlawan atau dianggap seperti orang dewasa. Ketika ia sudah melakukan perintah Anda, berikan penghargaan berupa makanan kesukaan atau pujian.

Sikap penuh kasih sayang orangtua dalam menghadapi anak, dapat membuatnya patuh tanpa harus diliputi amarah. Teknik-teknik yang cerdas dalam menyuruh anak akan lebih berhasil dibandingkan mengandalkan kekerasan atau berteriak saat menyuruh mereka.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)