Berikut 3 Langkah Efektif Jika Si Kecil Enggan Pergi ke Sekolah

24 September 2014 Artikel Pendidikan


Saat memasuki sekolah dasar pada umumnya menjadi satu ketakutan tersendiri bagi setiap anak. Ketakutan atau kecemasan ini merupakan reaksi terhadap perubahan yang mereka harus alami. Perubahan ini antara lain dalam bertambahnya jumlah dan kerumitan pelajaran yang harus mereka pahami. Banyaknya pelajaran ini mengharuskan anak menghabiskan berjam-jam, di mana sebelumnya ketika mereka masih di TK, hanya diisi dengan bermain dan beraktivitas. Selain itu mereka juga dituntut untuk belajar serius dan memperoleh nilai yang baik. Tentunya ada semacam ketidaksiapan bagi anak dalam menghadapi perubahan besar ini.

Mungkin saat Anak-anak mengalami masa transisi dari pembelajaran dengan sistem bermain di TK menuju ke pembelajaran yang mandiri dan kompleks. Terkadang si kecil ngambek dan enggan untuk pergi kesekolah, sebagai orang tua, apa yang akan Anda lakukan ? Dilansir oleh parents.com, berikut hal-hal yang dapat orang tua lakukan:

Ambil Tindakan Yang Tepat

Jika Anda telah menemukan masalah yang dialami si kecil, Anda dapat menemukan cara mengatasi rasa enggannya ke sekolah. Jika ia mengalami masalah dengan teman-temannya, berusahalah mengerti yang dirasakan si kecil dan membagikan pengalaman Anda saat seusianya di sekolah dapat membangkitkan rasa percaya dirinya. Jika masalah yang dialami terlalu pelik, libatkan guru untuk mengatasi masalah ini.

Konsultasi

Banyak anak mengalami sindrom 'benci sekolah'. Jika masalah sekolah yang dialami anak Anda mengakibatkan akademik menurun dan stres pada anak, disarankan untuk menghubungi ahli, misalnya konselor sekolah atau psikolog sehingga para ahli dapat menentukan faktor-faktor yang menyebabkan hal ini. Tidak tertutup kemungkinan apa yang terjadi di sekolah menimbulkan rasa cemas dan depresi pada anak.

Carilah Solusi

Pada usia Sekolah Dasar, anak-anak belum dapat mengidentifikasi masalah yang dialaminya seperti layaknya orang dewasa. Menemukan sumber masalah yang mengakibatkan ia tidak mau pergi ke sekolah dapat dilakukan dengan menanyakan beberapa pertanyaan, misalnya: "Hal-hal apa yang menjadi favoritmu saat di sekolah?", "Menurutmu, bagaimana sikap teman-temanmu di kelas?" atau "Apakah gurumu membuatmu senang belajar di kelas? Jika tidak, mengapa?".

Bagi setiap anak memiliki masalah masing-masing di sekolah. Ada yang dapat mengatasi masalahnya sendiri, tetapi ada juga yang perlu bimbingan orang tua. peran orang tua sangat penting dalam memperjuangkan pendidikan yang baik untuk anak. Masih diperlukan banyak pemikiran bagaimana pendidikan yang menghasilkan anak didik yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

Oleh: Indra K
(Dikutip dari berbagai sumber)