Bagaimana Seharusnya Kita Menghadapi Kritik?

27 Agustus 2019 Artikel Pendidikan


Dikutip dari wikipedia, kritik merupakan masalah penganalisaan dan pengevaluasian sesuatu dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman, memperluas apresiasi, atau membantu memperbaiki pekerjaan.

Kritik mempunyai 2 sisi. Positif dan negatif. Kritik bisa menjadi hal yang menyakitkan namun juga bisa sekaligus jadi cambuk untuk terus bergerak maju dan memperbaiki diri. Kritik yang beralasan dapat membangun kita menjadi pribadi yang lebih baik.

Beberapa mungkin dari Anda tidak begitu mengetahui bagaimana caranya menanggapi kritik. Padahal salah-salah sedikit malah berujung penurunan semangat dan jatuh.

Banyak cara untuk menghadapi kritik menjadi masukan yang positif untuk dapat kita gunakan dalam rangka memperbaiki kualitas pribadi, namun ada sebagian orang yang menganggap kritik adalah bagian dari kelemahan dirinya yang harus ditutupi atau bahkan dibalas dengan cercaan kepada orang yang mengkritik.

Lalu bagaimana seharusnya kita bersikap menghadapi kritik?

Terimalah Fakta Bahwa Kritik Akan Selalu Ada

Anda pastinya tidak bisa menghindar dari yang namanya kritik. Karena kritik seringkali merupakan salah satu bentuk ekspresi diri sendiri dari orang yang memberi kritik atau karena berdasarkan kurangnya pemahaman terhadap sesuatu, maka tidak ada banyak hal yang bisa anda lakukan untuk menjauhi kritik.

Fokuslah pada sesuatu yang Anda lakukan, dengan tidak mengesampingkan fakta bahwa kritik itu bisa dihindari. Hal tersebut adalah suatu yang wajar.

"Kritik bukanlah sesuatu yang bisa kita hindari dengan mudah dengan tidak mengatakan sesuatu, dan tidak menjadi diri anda sendiri." - Aristoteles -

Tanggapi Sarannya Bukan Nada Kritiknya

Kritikan itu sebenarnya adalah pembelajaran. Orang lain dapat memberikan saran penting dan berharga melalui kritik. Namun, tidak semua punya gaya bicara yang sopan dan tidak menyinggung. Ada nada dan gaya kritik yang bersifat konfrontatif. Pastinya hal tersebut mampu menyulut emosi dan berujung tidak mengindahkan kritikan itu sendiri.

Dalam hal ini Anda harus pandai memisahkan dan menyaring saran dengan tidak mempedulikan nada bicaranya dan mengambil hikmah serta pelajaran dari kritikan tersebut.

Tersenyum

Cara paling anggun dan sopan, senyumlah, walaupun itu adalah senyum palsu. Hal tersebut dapat membantu Anda untuk lebih rileks. Pastinya lawan bicara atau orang yang mengkritik pun tahu bahwa Anda adalah orang yang selalu berpikiran positif dan mencairkan situasi. Secara psikologis hal ini sangat membantu. Tersenyum akan memotivasi orang lain untuk melunakkan kritikan mereka.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)