Bagaimana Menjelaskan Kematian pada Anak?

19 September 2019 Artikel Pendidikan


Banyak sekali anak usia belia masih belum mengerti tentang kematian. Anak - anak selalu ingin tahu setelah menyaksikan proses pemakaman atau mendengar berita kematian orang terkenal, atau saudara yang meninggal. Tak jarang mereka bertanya pada orang tuanya, seperti "Apa itu meninggal?" atau "Apa aku nanti akan meninggal juga?".

Anak-anak seringkali memiliki emosi yang kuat tentang kematian. Mereka menyimpan perasaan sedih, takut, kesal dan bahkan merasa bersalah. Untuk itu, sebagai orang tua kita harus tahu cara menjelaskan kematian, dan bagaimana anak menjawab pertanyaan tentang kematian sebab hal ini menjadi sangat penting. Berikut beberapa tips yang bisa membantu Anda menjelaskan kematian:

- Tanyakan pada anak apa yang ia rasakan. Apakah ia merasa sedih atau marah bahkan mungkin penasaran.

- Biarkan anak pada jadwal sehari - harinya agar ia merasa lebih nyaman

- "Biarkan anak tahu secara detail bagaimana proses pemakaman akan berlangsung, berikan mereka memilih apakah ingin ikut atau tidak dalam proses tersebut, serta pastikan ada seseorang yang akan selalu menemaninya sepanjang proses tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap dirinya," tutur Matthew Lorber, seorang acting director Child and Adolescent Psychiatry di Lenox Hill Hospital, New York City.

- Bacakan buku tentang kematian sesuai dengan usianya. Hal ini dapat membantu si kecil untuk lebih memahami kehilangan seseorang yang disayanginya.

Yang terpenting, katakan yang sejujurnya pada anak. Para orang tua harus membantu anaknya keluar dari rasa duka yang mendalam dengan memberikan pengertian melalui cara yang bijaksana. Anak-anak membutuhkan cinta, kasih sayang, perhatian dan pengertian untuk melalui pengalaman ini dengan cara yang positif.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)