Bagaimana Mengajarkan Disiplin pada Anak?

12 Januari 2010 Artikel Pendidikan


Pelajaran kedisiplinan sejak dini dalam keluarga memberikan kontribusi yang tak bisa dipandang sebelah mata. Kenapa? Karena ada syarat yang harus Anda penuhi sebagai orangtua, sekaligus menyumbangkan banyak hal positif dalam diri anak.

Orangtua sudah waktunya menularkan virus disiplin sejak dini agar nilai positif tertanam dalam diri anak Anda, demikian menurut Heny Supolo Sitepu, MA, pakar pendidikan dari Yayasan Cahaya Guru. Sederhananya anak Anda akan tumbuh menjadi anak yang:
Terbiasa menggunakan waktu dan kesempatan dengan sebaik-baiknya.Memiliki kesiapan untuk bermasyarakat, menggunakan kepentingan bersama di atas kepentingan individu.Memiliki kepekaan terhadap lingkungannya.Memiliki kemampuan penyesuaian diri dengan latar belakang dan kondisi berbeda.Menghargai sesama.Menerima perbedaan.Jujur.Mampu bekerja sama.Bertanggungjawab atas kesalahan yang diperbuat, dan berani memperbaiki.Untuk menjadikan anak seperti dijelaskan di atas, sebagai orangtua Anda harus memenuhi syarat utamanya yaitu:
Konsisten memberikan contoh dalam keseharian.Konsisten memberi kesempatan pada anak untuk berbuat kesalahan agar anak belajar dari kesalahan dan memperbaikinya.Memahami dengan baik apa alasan utama dari pentingnya kedisiplinan.Pembiasaan untuk melakukan kesepakatan bersama dengan anak mengenai bentuk kedisiplinan. Termasuk dalam menentukan jenis hukuman yang harus mencerminkan proses pembelajaran dalam diri anak.Mengakui kesalahan dan minta maaf kepada anak jika orangtua menyesali ekspresi kemarahan ketika memberi hukuman pada anak.Bertanggungjawab dengan memperbaiki kesalahan yang dilakukan orangtua terhadap anak ketika memberi hukuman, sekaligus menjelaskan bahwa Anda sebagai orangtua kecewa dengan ketidakdisiplinan anak.Jadi, persiapkan diri Anda sebagai orangtua untuk memulai pelajaran disiplin dalam rumah, sebelum menularkannya pada anak tercinta.
Author: C1-10/Editor: din
Sumber: Kompas.Com