Bagaimana Menanamkan Rasa Percaya Diri Anak?

23 Desember 2014 Artikel Pendidikan


Kebanyakan para orang tua menginginkan anaknya tumbuh menjadi anak yang lebih percaya diri. Sehingga ia bisa tumbuh dewasa dengan penuh rasa tanggung jawab dan mampu mengembangkan potensi dalam dirinya sendiri. Anak memiliki potensi kepribadian sesuai dengan gaya pengasuhan dan warna lingkungan. Sebagai orang tua sudah menjadi suatu kepercayaan untuk bisa memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Tidak hanya sekedar mencarikan sekolah terbaik untuk anak, tapi memberikan kasih sayang dengan membantu anak mencapai tugas perkembangannya. Salah satu tugas perkembangan yang perlu dicapai adalah mengenal diri dan lingkungan.

Untuk mengembangkan anak tumbuh menjadi lebih percaya diri, orang tua dituntut untuk berperan aktif dalam membantu pertumbuhan anak. Ada beberapa cara yang bisa menstimulus anak menjadi lebih percaya diri.

  • Jadikan sekolah adalah tempat kedua untuk membangun kepercayaan diri sang anak. Jangan malu-malu untuk menanyakan perkembangan sang anak kepada guru, karena selama di sekolah guru adalah orang tua kedua anak selain di rumah.
  • Memberikan beberapa pujian ketika anak mampu melakukan sesuatu hal yang terbaik untuk dirinya. Pujian yang diberikan sebaiknya lebih memotivasi anak untuk ke depannya.
  • Memperhatikan perilaku anak adalah hal yang terpenting, disini orang tua dituntut untuk memberikan contoh yang baik kepada anak. Sehingga ini anak meniru prilaku benar dari orag tua.
  • Biarkan anak bermain dengan leluasannya, maksudnya biarkan dia bermain dengan teman seusianya. Lihat perkembangan anak saat bermain, apakah anak tersebut menunjukan rasa percaya dirinya atau tumbuh sebagai anak yang pemalu.
  • Orang tua sebaiknya menjadi teman curhat yang setia, terkadang banyak orang tua yang malas mendengarkan keluhan orang tua. Mendekatkan diri pada anak adalah cara terbaik karena disitu orang tua bisa berperan dalam membentuk kepercayaan diri anak.


Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)