Bagaimana Gaya Anda dalam Menyakinkan Orang Lain?

1 Juli 2014 Artikel Pendidikan   |    Deden Hendrayana


Ada satu pengalaman yang kadang bisa membuat Anda merasa berat atau ringan dalam melakukannya, yakni menyakinkan atau mempengaruhi orang lain agar mau menerima ide, pendapat, gagasan dan melakukan tindakan sesuai dengan apa yang Anda mau.

Anda mungkin lebih suka menyakinkan orang lain tersebut dengan mengumpulkan bukti-bukti atau informasi lainnya terlebih dahulu sebelum melakukannya. Anda mungkin cukup percaya diri untuk langsung memaksa orang lain agar mau mengikuti keinginan Anda karena merasa apa yang Anda sampaikan itu benar. Anda mungkin lebih suka menjalin kedekatan lebih dahulu dengan orang lain tersebut sebelum menyampaikan gagasan Anda.

Macam-macam gaya bisa Anda lakukan. Namun, apakah Anda sudah tahu yang mana gaya dominan Anda?

Bisa saja terjadi Anda punya dua gaya sekaligus yang biasa Anda gunakan silih berganti meskipun Anda belum menyadarinya. Semua bisa terjadi karena berdasarkan riset ternyata ada 5 gaya yang umum digunakan orang dalam menyakinkan orang lain tersebut. Kelima gaya itu saya singkat menjadi BINAR: Bridging, Inspiring, Negotiating, Asserting, Rationalizing.

Bridging: Anda lebih memilih untuk membangun hubungan dan kedekatan dengan orang lain terlebih dahulu untuk bisa menyakinkannya karena Anda punya banyak waktu untuk mendengarkan, memahami, dan membangun kedekatan dengan orang tersebut sebelum memasukkan gagasan atau ide Anda.

Inspiring: Anda menyukai bagaimana menginspirasi dan membuat orang lain merasa bahwa ide, gagasan atau pemikiran Anda itu memang sesuatu yang memberikan kepentingan bagi orang lain dan akan memenuhi harapannya.

Negotiating: Anda lebih senang untuk mencari konsensus bersama agar ide, gagasan atau pemikiran Anda diterima orang lain yang penting itu semua masih bisa mencapai tujuan Anda.

Asserting: Anda lebih suka langsung ke intinya saja. Anda langsung menyampaikan ide ke orang lain dan suka menantang ide orang lain.

Rationalizing: Anda lebih rasional dengan mengumpulkan fakta, logika untuk menyakinkan orang lain agar mau menerima ide-ide Anda.

Ingin mengetahui gaya Anda? Silahkan, Anda bisa melakukan test gratis di Influence Style Indicator.

Hasil test saya menunjukkan kalau saya tidak punya level dominan di BINAR tersebut, tetapi lebih moderate di negotiating dan rationalizing. Mungkin karena bukan orang lapangan kali ya. Saya lebih berada di gaya yang butuh logika, data dan keahlian sekaligus juga berada pada gaya yang lebih ke negosasi.

Asyiknya, hasil test juga akan memberikan informasi kapan suatu gaya lebih efektif dan saat kapan dia memang dibutuhkan.

Dengan memahami BINAR, Anda juga bisa tahu siapa di team Anda yang paling dominan gayanya. Biar dia saja yang bertugas untuk melakukannya saat dihadapkan pada keadaan tertentu.

Nah, kalau Anda sudah tahu gaya Anda dalam menyakinkan orang lain, tentunya Anda kemudian bisa mengembangkan atau memperkuat gaya-gaya lainnya sepanjang gaya tersebut masih berada pada level moderate.

Seperti Abah Rama bilang di jalan sukses, lebih baik mengasah kekuatan ketimbang memperbaiki kelemahan. Hasilnya lebih dahsyat dan efektif karena masing-masing kita adalah unik. BINAR tentunya juga harus selalu mengikuti prinsip-prinsip persuatif yang sudah pernah kita bahas dalam tulisan lalu disini agar lebih efektif.

Gaya-gaya tersebut kemudian bisa Anda sesuaikan dengan situasi, kondisi dan siapa yang menjadi orang yang harus Anda yakinkan pada suatu waktu. Misalnya, jika Anda sedang berhadapan dengan bos yang sangat detail, Anda bisa gunakan pendekatan dengan gaya rationalizing yang lebih banyak menggunakan logika, data dan informasi yang harus lengkap. Atau, Anda dihadapkan pada situasi yang mana banyak kepentingan saling berhadapan, Anda bisa menggunakan gaya negotiating agar semua bisa merasa menang-menang. Atau, Anda bisa meminta bantuan teman Anda yang memang memiliki dominasi di gaya tertentu. Terakhir mulailah untuk mempraktekkannya disetiap kesempatan.

Sebentar lagi pemilu Capres, Anda bisa bandingkan juga bagaimana gaya mereka dalam menyakinkan program-programnya nanti.

Semoga bermanfaat untuk kita semua.

(Penulis adalah pemilik blog dedenhendrayana.com)