Aplikasi Ini Siap Pantau Jalur Mudik di 19 Kota!

14 Juli 2015 Artikel Pendidikan


Hari Raya Idul Fitri menjadi momen penting bagi rakyat Indonesia, khususnya kaum Muslim. Para penghuni perkotaan umumnya mulai bersiap melakukan aktivitas tahunan, yang tak lain mudik ke kampung halaman. Mudik sudah menjadi tradisi yang melekat dengan Hari Raya Idul Fitri untuk melepas rindu dengan sanak saudara.

Terkait mudik, banyak tantangan yang harus dilewati. Selain masalah dana, macet sudah menjadi salah satu masalah utama para pemudik, terutama bagi yang menggunakan jalur darat. Untuk itu, mereka memilih jalur alternatif untuk menghindari macet.

Namun informasi mengenai jalur alternatif terkadang tidak lengkap. Untuk mengatasinya, Google Maps kini memiliki fitur menarik bagi pengguna smartphone. Aplikasi tersebut kini menyediakan peta jalan alternatif. Terlebih lagi, aplikasi tersebut bisa menyajikan informasi kemacetan secara real time.

Jalur alternatif dan info kemacetan yang disajikan Google maps tersebut, tersedia di 19 kota. Ke-19 kota tersebut antara lain, Surabaya, Medan, Semarang, Palembang, Makassar, Batam, Pekanbaru, Bogor, Bandar Lampung, Padang, Denpasar, Malang, Samarinda, Tasikmalaya, Yogyakarta, Surakarta, Banda Aceh, Pekanbaru, dan Jambi.

"Tujuan kami adalah untuk terus membuat Google Maps menjadi perangkat yang komprehensif dan mudah digunakan bagi pengguna di Indonesia. Kami berharap informasi kemacetan real time di 19 kota ini akan membantu pengendara di kota-kota seluruh Indonesia menemukan rute tercepat ke tujuan mereka," kata Director, Program Management Google, Suren Ruhela.

Untuk menggunakan fitur ini cukup mudah, setelah mengaktifkan layer "Traffic" di Google Maps, Anda akan mulai melihat rute yang Anda pilih diisi dengan warna yang berbeda. Itu menandakan perbedaan kecepatan yang disebabkan oleh kemacetan. Hijau berarti lancar, oranye menandakan kemacetan ringan, dan merah berarti kemacetan yang lebih padat.


Google Maps juga akan memberikan rute alternatif jika terjadi insiden pada jalur, termasuk penjelasan mengapa rute tersebut disarankan agar Anda bisa sampai ke tujuan dengan lebih cepat dan terhindar dari kemacetan.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)