Apakah yang Membuat Anak Mengalami Pubertas Dini? Berikut Penyebabnya

22 Januari 2015 Artikel Pendidikan


Belakangan ini pubertas dini merupakan fenomena yang kian marak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin banyak dari Anda mendengar bahwa anak perempuan kelas 3 Sekiolah Dasar saja sudah mendapatkan menstruasi pertamanya. Hal tersebut pastinya membuat Anda bingung dan menganggap hal ini normal atau tidak.

Pubertas atau masa puber merupakan masa transisi antara masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Ini adalah proses tubuh yang normal yang dialami manusia ketika ingin beranjak dewasa. Pubertas dikatakan normal bila tanda awal pubertas pada anak perempuan pada usia 8 - 13 tahun dan pada anak laki-laki pada usia 9 - 14 tahun. Pada pria pubertas ditandai dengan munculnya kumis dan jakun serta telah mengalami mimpi basah, munculnya jerawat pada wajah. Pada wanita biasanya ditandai dengan payudara yang membesar, menstruasi, munculnya jerawat dan tumbuh rambut halus pada kelamin.

Sebenarnya, apa sih yang membuat anak mengalami pubertas dini?

Terbiasa mengkonsumsi Junk Food atau memakan makanan yang banyak mengandung hormon pertumbuhan seperti yang sering dijumpai pada ayam hasil suntikan, beresiko besar si anak akan mengalami pubertas dini.

Belakangan acara televisi seperti sinetron yang berbau pacaran, erotisme, pornografi maupun film-film dewasa yang dibungkus dalam bentuk kartun, game-game anak baik yang mempertontonkan adegan seksual, itu semua akan merangsang kematangan seksual pada anak.

Hal ini dimungkinkan, karena otak anak bagian atas terdiri dari dua bagian yang disebut otak kiri dan otak kanan yang masing-masing fungsinya berbeda. Otak kiri lebih mengarah ke perhitungan dan sains analitik sedangkan otak kanan lebih mengarah ke fantasi dan visual kreatif. Sedangkan pada masa kanak-kanaklah otak kanan akan lebih dominan yang bersifat fantasi. Jadi sangat wajar, apabila tontonan yang memuat konten pornografi ditonton oleh anak usia dini, maka otak fantasinya akan membantu dan mendorong hormon seksualnya tumbuh lebih cepat dan lebih dini dari yang semestinya.

Dan apabila anak sudah mengalami pubertas dini, salah satu langkah perbaikan yang bisa Anda lakukan, ialah dengan memberikannya pendidikan seks. Yaitu dengan cara mengimbangi informasi yang diterima anak dengan mengajak anak untuk melihat dari sudut pandang saintifik.

Dengan menyediakan buku-buku biologi yang memuat gambar organ-organ tubuh manusia, hewan dan tumbuhan, otak belahan kiri anak akan mengimbangi fantasi dan imaginasi yang selama ini mendominasi perkembangan anak.

Untuk langkah pencegahan, selain mengawasi ketat setiap perkembangan anak, ada baiknya Anda sebagai orang tua juga turut menyediakan sarana informasi dan rekreasi yang aman bagi putra-putri dengan menyediakan tontonan-tontonan yang sehat.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)