Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ini Ciri-Cirinya

4 April 2018 Artikel Pendidikan


Kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, yang baru-baru ini terjadi di Jakarta, tak ayal membuat para orangtua waswas dan waspada. Pikiran menjadi bercabang-cabang terhadap keselamatan anak dan mencari cara terbaik melindungi si kecil. Para orang tua makin khawatir, saat sekolah yang dianggap menjadi rumah kedua bagi anak-anak untuk menuntut ilmu,malah menjadi tempat pelecehan seksual.

Sebagai orangtua tidak bisa merasa yakin bahwa bila anak dilecehkan maka ia akan memberi tahu kepada orang dewasa. Besar kemungkinan, anak-anak yang mengalami pelecehan seksual sudah mendapat penegasan atau ancaman oleh pelaku sehingga mereka tidak dapat berbuat apa-apa, maka orang tua yang harus peka pada perubahan perilaku anak. Anak-anak yang menjadi korban pelecehan seksual biasanya menunjukkan beberapa perubahan. Sikap mereka berubah dari biasanya. Anda harus makin peka dengan perubahan ini.

Inilah ciri-ciri anak yang menjadi korban pelecehan seksual:
1.Menirukan tindakan seksual yang tidak pantas dengan mainan atau benda lainnya.
2.Mimpi buruk, sulit tidur dan mengigau saat tidur.
3.Sering mengasingkan diri dan tampak lebih murung.
4.Tidak lagi menceritakan kegiatannya pada orang tua dan jadi pendiam.
5.Sering merasa tidak aman.
6.Tiba-tiba menjadi pemberontak atau justru penuh rahasia.
7.Kemunduran perilaku di usianya, misalnya mengompol.
8.Takut dengan orang yang memiliki ciri tertentu (biasanya yang mirip pelaku).
9.Takut dan trauma dengan barang tertentu (biasanya berhubungan dengan proses pelecehan yang dialami).
10.Perubahan selera makan.
11.Memiliki kosakata seksual yang vulgar.
12.Sengaja membahayakan diri (melukai diri sendiri, membakar atau kegiatan yang membahayakan nyawanya).

Itulah beberapa ciri yang harus diperhatikan orang tua. Semakin cepat orang tua peka pada perubahan ini, semakin cepat fakta terungkap. Semoga saja kasus yang sama tidak terjadi lagi, dan semoga sekolah kembali menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua anak.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)