Ambruknya Bangunan SMKN 61 Belum Direnovasi

7 Agustus 2009 Artikel Pendidikan


Bangunannya memang tidak layak padahal belum genap tiga tahun. Terpaksa untuk kelas saya pindahkan ke ruang laboratotium sekolah karena takut bila tidak dipindah anak-anak akan tertimpa, kata Dedi Supardi, Kepala SMKN 61 Pulau Tidung, Jumat (31/7).

Ia menjelaskan, gedung sekolah tersebut dibangun pada 2006. Namun, belum seluruhnya dirampungkan oleh pemborong dan terpaksa digunakan. Menurut Dedi, gedung sudah ambruk sejak pelaksanaan ujian nasional digelar.

Sudah tidak nyaman menempati gedung tersebut. Material gedung banyak yang jauh dari standar. Bahkan, kerangka konstruksi bangunan menggunakan behel kecil, ungkapnya. Ketidaklayakan lainnya adalah instalasi listrik yang tidak sesuai dengan persyaratan umum instalasi listrik (PUIL), material listrik yang jauh dari Standar Nasional Indonesia (SNI), dan konstruksi fisik bangunan yang telah mengalami kerusakan.

Menurut Dedi, dirinya sudah melaporkan kondisi gedung ke Dinas Pendidikan dan belum lama ini dilakukan pendataan oleh Bagian Sarana Prasarana Bangunan Dinas Pendidikan. Setelah itu, saya belum dapat konfirmasi tindakan yang akan dilakukan dinas. Padahal, kami sangat membutuhkan ruangan, ujar Dedi. Siswa SMKN 61 Pulau Tidung sebanyak 412 orang terbagi di 11 kelas dengan tiga jurusan. (Hde/OL-04)

Sumber: Media Indonesia Online
http://www.mediaindonesia.com/read/2009/07/07/88081