Ajarkan Anak Pakai Smartphone Agar Tidak Berdampak Negatif

25 Oktober 2019 Artikel Pendidikan


Demam Smartphone saat ini tidak hanya menyerang pada usia remaja hingga dewasa, namun sudah dimulai sejak usia balita. Hal ini dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari, dimana anak balita sudah mahir menggunakan handphone untuk berfoto, maupun memainkan games. Smartphone atau Gadget yang terus mengalami perkembangan membuat orangtua harus pandai-pandai mengontrol emosi Anak agar tidak terlalu larut dalam kecanggihan teknologi dan sosial media. Pada dasarnya saat ini anak-anak justru lebih pandai mengenai teknologi dibandingkan para orangtua. Tidak jarang anak-anak akan lupa waktu jika sudah asyik dengan smartphone atau gadgetnya. Di sinilah orangtua harus pandai mengarahkan anak untuk tetap bijak dalam berkomunikasi, bermain atau berkutat dengan teknologi masa kini itu.

Berikut hal yang perlu dilakukan orangtua dalam membatasi anak bermain smartphone atau gadget:
1. Dampingi anak
Batasi anak-anak Anda dalam membuka situs-situs yang seharusnya tidak dilihat. Selalu dampingi anak-anak Anda ketika bermain smartphone dan gadget. Orangtua sangat perlu mengawasi setiap gerak gerik anak baik di dunia nyata maupun dunia maya. Selalu pantau kebiasaan anak saat asyik dengan smartphone dan gadgetnya.

2. Kata Sandi
Harus ditekankan pada anak-anak oleh orangtua agar anak tidak secara mudah membagikan kata sandi sosial medianya ataupun hal lain yang bersifat pribadi kepada orang lain. Nasehati anak secara baik-baik untuk selalu menggunakan smartphone dan gadget-nya sesuai kebutuhan.

3. Non-Aktifkan Layanan Lokasi
Sebagai orangtua, pastikan untuk selalu menjaga keamanan anak Anda. Jika anak Anda diharuskan memiliki smartphone atau gadget, pantau selalu kesehariannya. Nasehati anak untuk menon-aktifkan layanan lokasi di smartphone atau gadgetnya. Dengan menon-aktifkan layanan ini orang lain atau orang jahat tidak akan mudah menemukan anak Anda. Tetapi untuk beberapa hal, layanan lokasi perlu untuk di aktifkan misalnya saat anak Anda jalan-jalan dengan teman-temannya atau berada di suatu tempat yang jauh dari Anda. Layanan lokasi juga memungkinkan Anda untuk melacak keberadaan anak Anda.

4. Menasehati Anak
Nasehati selalu pada anak untuk tidak terlalu percaya pada orang asing apalagi yang sekedar kenal melalui smartphone atau gadget. Tekankan pada anak bahaya orang asing, karena saat ini tidak sedikit kasus kriminal justru datang dari orang asing yang dikenal melalui media sosial ataupun dunia maya.

5. Bersikaplah Terbuka dengan Anak
Jadilah orangtua yang terbuka dan bersahabat dengan anak. Anak-anak suatu saat perlu mencurahkan isi hatinya dan berbagi cerita dengan orangtua mereka. Luangkan waktu untuk selalu bercengkerama dengan anak, membagi cerita dan saling berbagi pengalaman. Curahkan kasih sayang cukup kepada anak karena hal ini dapat membantu anak sedikit lupa dengan smartphone atau gadgetnya.

Terapkan tips di atas agar anak-anak Anda tidak kecanduan gadget dan aman dari dampak negatif sosial mjedia. Dan, jadilah orangtua yang selalu dekat dengan anak.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)