Ajari Anak Meminta Maaf dengan Cara Ini

11 Juli 2014 Artikel Pendidikan


Pendidikan agar anak mau meminta maaf kepada teman setelah melakukan kesalahan ini perlu diketahui oleh orang tua sejak dini agar jangan sampai si anak menjadi besar kepala dan tidak mau minta maaf kepada temannya. Memang mendidik anak bukanlah merupakan perkara yang mudah.

Meminta maaf membantu anak belajar untuk berjiwa besar dan bertanggung jawab terhadap kesalahan yang telah dilakukannya. Dengan meminta maaf dapat membantu anak untuk mengenali dirinya, menjalin hubungan baik antara anak dan temannya serta memberikan pengajaran untuk empati dan bertanggung jawab pada tindakannya. Saat membuat kesalahan sudah sewajarnya untuk meminta maaf. Sikap terpuji ini harus diajarkan kepada buah hati sejak dini. Namun Anda tidak boleh memaksakan dalam mengajari si kecil bagaimana meminta maaf. Anda harus bersabar dan ikuti beberapa tips di bawah ini untuk membuat mereka cepat mengerti dan mengaplikasikan sikap yang terpuji ini.

Berikut beberapa langkah untuk mengajari anak untuk minta maaf:

1. Beri kesempatan pada anak untuk mengungkapkan masalahnya. Galilah dari diri anak apa yang membuatnya tidak mau/menolak meminta maaf. Baik orangtua maupun guru harus bersikap netral, tidak berpihak kepada pelaku ataupun korban. Jika berpihak, dikhawatirkan pemulihan hubungan keduanya akan semakin sulit.

2. Anak-anak cenderung mengaca dan meniru apa yang dilakukan oleh orang tua. Saat Anda melakukan kesalahan meminta maaflah. Setelah itu berikan penjelasan pada anak-anak bahwa setelah melakukan kesalahan harus segera meminta maaf.

3. Jangan memaksakan perasaan kepada anak Anda. Biarkan mereka mempelajarinya seiring dengan berjalannya waktu. Ini hanya akan membuat mereka melakukan permintaan maaf palsu yang akan bisa menjadi kebiasaan nantinya.

4. Mengajarkan untuk meminta maaf sedari dini akan semakin bagus. Semakin lama mereka akan semakin mengerti contoh-contoh yang Anda berikan kepada mereka.

5. Cobalah untuk tidak menggurui mereka tentang perbuatan salah mereka. Alih-alih ajaklah mereka berbicara baik-baik dan dengan lembut tanyakan bagaimanakah perasaan mereka setelah melakukan hal tersebut dan tanyakan pula bagaimanakah perasaan mereka jika mereka disakiti oleh orang lain. Mereka pasti akan belajar dan mengerti tentang meminta maaf ini dengan lebih cepat.

6. Jangan pernah menghukum anak Anda. Mereka akan merasa takut jika Anda memberikan hukuman. Akan lebih baik untuk memberikan pengertian dengan lemah lembut.

Saat Anda meminta maaf, katakan secara spesifik apa yang Anda sesali dan jangan membela diri lewat penjelasan yang berbelit-belit. Jika Anda merasa sering meminta maaf untuk hal yang sama (misalnya, memarahi anak), tanamkan kepada diri sendiri apa yang selama ini Anda tekankan kepada anak. Permintaan maaf akan bermakna jika seseorang berusaha keras memperbaiki kesalahan.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)