7 Cara Tanamkan Sikap Empati kepada Anak

26 November 2015 Artikel Pendidikan


Sikap empati merupakan bagian dari kecerdasan emosional seseorang. Pembiasaan untuk bersikap empati perlu ditanamkan semenjak usia dini. Berikut ini adalah beberapa cara menumbuhkan sikap empati pada anak.

1. Membiasakan anak untuk mengucap kata-kata ajaib seperti terima kasih saat dibantu, maaf saat merasa bersalah, dan tolong saat minta bantuan.

2. Membiasakan anak untuk berkata baik, sopan, dan optimis.

3. Memberikan contoh kepada anak untuk selalu menghormati orang lain tanpa memandang derajat, harta, dan pangkat.

4. Mengajak anak ke panti asuhan, panti jompo, dan rumah singgah anak terlantar untuk menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.

5. Mengajak anak ke kebun binatang, kebun raya, dan berkemah ke tempat kita bisa lebih dekat dengan alam sehingga menumbuhkan peribadi peduli

6. Membiasakan si kecil ikut ke pengajian menumbuhkan kepercayaannya kepada Sang Pencipta. Iman yang dibina sedari kecil tak pelak lagi akan memberinya landasan untuk saling mengasihi dengan sesama. Inilah tiang utama yang tak bisa ditawar agar si kecil mampu menumbuhkan kepeduliannya terhadap orang lain.

7. Memiliki seekor binatang peliharaan berarti harus mampu memberikan rasa nyaman pada anak. Bagaimana si kecil belajar bertanggung jawab memberi makan atau minum hewan peliharaannya adalah cara untuk belajar mengelola empatinya kelak. Termasuk hobinya bercocok tanaman. ‘Berbicara’ dengan tanaman, memberinya pupuk dan tak lupa rutin menyiraminya, adalah langkah-langkah pembelajaran empati yang bisa diterapkan kepada si kecil.

Pembiasaan untuk bersikap empati perlu ditanamkan semenjak usia dini agar kelak saat anak-anak tumuh dewasa, mereka lebih matang dalam bersikap, mampu berkomunikasi dan mampu bersosialisasi dengan baik. Kemampuan komunikasi dan sosialisasi tersebut akan memudahkan seseorang dalam adaptasi dengan lingkungan, meraih kesuksesan dalam pekerjaan yang ditekuni dan tentunya mencapai kebahagiaan.

Empati diibaratkan sebagai satu perasaan yang mencoba berada pada posisi orang lain. Empati dimaksudkan bagaimana kita bisa memperkirakan keadaan psikis orang lain ketika mengalami hal-hal tertentu seperti yang mereka hadapi saat ini. Dengan berempati maka kita menjadi lebih memiliki perasaan yang halus, peka, dan peduli.

Oleh: Muhamad Erzal
(Diolah dari berbagai sumber)