7 Cara Merangsang Kreativitas Anak

22 Juni 2018 Artikel Pendidikan


Kreativitas merupakan kata yang dihubungkan dengan kepandaian seseorang dan pendapat ini tidak salah tetapi tidak semuanya benar. Banyak orang mengartikan kreativitas adalah sikap hidup dan prilaku, juga ada yang menghubungkan kreativitas dengan gagasan-gagasan baru dalam ilmu, teknologi dan pemecahan masalah berbagai bidang. Orang tua akan senang dan bangga kalau anaknya memiliki kreativitas yang tinggi.Merangsang kreativitas pada anak merupakan pekerjaan yang susah-susah gampang.

Susah, karena kebanyakan orang tua dan lingkungan tidak membebaskan anak untuk mengungkapkan diri dan mewujudkan pikiran-pikiran dan ide-idenya yang merupakan kebutuhan pokok yang khas sebagai manusia. Sebagian orang tua masih menganggap bahwa pikiran-pikirannya adalah yang terbaik bagi anaknya. Sedangkan anak merasa bahwa dia lebih tahu dengan apa yang dipikirkan dan diperbuat.

Gampang, karena kreativitas akan tumbuh dan berkembang pada diri anak ketika batas pikiran orang tua diperlonggar. Ketika batas-batas pikiran orang tua diperlonggar maka anak akan lebih bebas untuk mengekspresikan dan mengaktualisasikan dirinya, dan ini merupakan media rangsangan kreativitas pada anak.Bakat sang anak seringkali ditunjukkan dari kreativitasnya. Orangtua dapat turut berperan merangsang kreativitas si kecil dengan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi anak untuk mengembangkan kreativitasnya.

Bagaimana cara merangsang kreativitas anak? Berikut beberapa tips membangkitkan kreativitas anak.
1. Banyak Berkomunikasi

Banyak berkomunikasi sangat bermanfaat bagi si kecil, salah satunya adalah membangun rasa percaya diri anak untuk mengungkapkan ide-idenya. Ide ini kadang diperoleh dari informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, tetapi dapat pula murni dari imajinasi dan kreativitas anak.

2. Buka Wawasan Anak
Apa yang dilihat dan didengar si kecil seringkali sangat membekas di dalam hatinya, terutama jika berhubungan dengan minatnya. Perluas wawasan si anak dengan memberikan buku bacaan, mengajak ke pameran, mengunjungi bazaar, menonton sirkus, berwisata agro, dsb.

3. Biarkan Anak Bergaul
Bergaul memiliki banyak manfaat bagi pengembangan kepribadian anak, salah satunya adalah meningkatkan kreativitas anak. Seringkali ide dan kreativitas anak terinspirasi dari teman-temannya.

4. Biarkan Anak Mencoba
Biarkan anak mencoba sendiri apa yang layak dikerjakannya seperti melepas sepatu, memakai baju, mengerjakan PR, dsb. Biarkan anak membantu pekerjaan ringan di rumah seperti merapikan tempat tidur, membuka jendela, menyiram tanaman, memberi makan ikan, dsb. Saat melakukan aktivitas yang belum sepenuhnya dikuasai, anak akan segera menemukan tantangan yang membutuhkan kreativitas untuk mengatasinya.

5. Berikan Apresiasi atas Kreativitas Anak
Berilah pujian atas hasil kreasi anak untuk menambah semangat dan meningkatkan percaya diri anak. Sebaliknya, menyalahkan atau memarahi anak atas kekurangannya dalam berkreasi, akan menjatuhkan mental dan rasa percaya diri anak.

6. Fasilitasi
Jika anak Anda menunjukkan minat pada sesuatu yang bisa membangkitkan kreativitasnya, bantulah dengan dukungan moril dan materil. Jika anak Anda suka fotografi, berilah ia kamera, ajak menonton pameran foto, perkenalkan dengan klub fotografi, carilah website dan buku mengenai fotografi, dsb.

7. Libatkan Diri dalam Aktivitas Anak
Anak akan senang jika ia bisa melakukan apa yang ia suka. Jika anda terlibat langsung dengan aktivitasnya, anak akan tambah semangat, lebih percaya diri, dan tidak ragu untuk bertanya atau meminta pendapat.

Kreativitas juga biasanya erat hubungannya dengan kesehatan mental. Orang yang sehat mentalnya dapat berfungsi sepenuhnya sebagai manusia seutuhnya yang bermakna. Kunci utama dalam merangsang kreativitas anak adalah memperlakukan anak dengan pikiran anak-anak bukan sebaliknya yaitu memperlakukan anak dengan pikiran orang tua.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)