Yuk Mengenal Lebih Jauh Mengenai Olahraga Catur

19 Januari 2015 Olah Raga


Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan. Jogging, Sepak Bola, Bola Voli, Bola Basket, Tenis, Bulutangkis dan lain sebagainya merupakan beberapa contoh dari sekian banyak cabang olahraga yang memang sangat melatih otot-otot serta membakar lemak-lemak yang merugikan. Tapi bagaimana dengan catur?

Mengapa catur seringkali disisipkan dalam kegiatan Pekan Olahraga Sekolah atau kegiatan berbau olahraga lainnya? Apakah catur layak untuk dikategorikan sebagai satu cabang olahraga?
Dilihat dari arti katanya, olahraga berasal dari kata olah dan raga. Olah sendiri bisa diartikan sebagai suatu bentuk proses untuk menghasilkan sesuatu, sedangkan raga berarti fisik. Jadi, mungkin bisa kita simpulkan bahwa definisi dari olahraga adalah suatu bentuk aktifitas yang bertujuan untuk melatih kemampuan dan ketahanan fisik.

Lalu akan muncul kembali pertanyaan, apakah catur termasuk dalam olahraga? Seperti yang telah kita ketahui, bahwa olahraga catur ini tidak mengharuskan pemainnya untuk aktif bergerak menggerakkan seluruh bagian tubuhnya.

Definisi olahraga sebagai suatu bentuk aktifitas yang bertujuan untuk melatih kemampuan dan ketahanan fisik memang tidak dapat disalahkan. Karena memang, hampir seluruh olahraga seakan-akan memiliki definisi seperti itu. Tapi definisi kebanyakan orang ini tidak dapat dibenarkan begitu saja, karena intisari dari olahraga sendiri bukan hanya untuk melatih ketahanan dan kemampuan fisik saja.


Olahraga adalah suatu bentuk kegiatan jasmani yang terdapat di dalam permainan, perlombaan dan kegiatan intensif dalam rangka memperoleh relevansi kemenangan dan prestasi optimal. Dengan definisi olahraga sebagai suatu bentuk kegiatan jasmani yang terdapat di dalam permainan, perlombaan dan kegiatan intensif dalam rangka memperoleh relevansi kemenangan dan prestasi optimal.

Dan pertanyaannya adalah apakah catur layak dikategorikan sebagai cabang olahraga?

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)