Teknik Dasar dalam Olahraga Lempar Lembing (Bag. 2)

8 Februari 2017 Olah Raga


Teknik Dasar Membawa Lembing

Ada 3 cara yang digunakan dalam membawa lembing saat melakukan awalan, yaitu:

  1. Lembing diletakkan di atas bahu dengan posisi mata lembing menunjuk miring ke atas.
  2. Lembing dibawa dengan posisi lengan agak ke belakang, dengan mata lembing menghadap ke arah depan serong ke atas.
  3. Lembing dibawa di atas bahu dengan mata lembing menghadap miring ke arah bawah.


Teknik Dasar Melempar Lembing

Terdapat 3 tahap dalam melakukan lempar lembing yaitu awalan, lemparan dan akhiran.

1) Awalan

Awalan adalah gerakan berlari sambil membawa lembing di atas kepala dengan lengan ditekuk, sikut menghadap ke depan dan telapak tangan menghadap atas. Posisi lembing berada sejajar di atas garis paralel dengan tanah. Bagian terakhir awalan terdiri atas langkah silang (cross step). Pada bagian akhir dapat dilakukan langkah dengan beberapa cara berikut:


Jingkat (hop step)
Pada permulaan lari awalan, lembing dibawa setinggi kepala dengan lengan bengkok siku menghadap ke atas. Kemudian berlari secepat-cepatnya, pada saat kaki kiri sampai pada tanda (check mark) yang telah ditentukan, tangan kanan telah mulai sedikit diluruskan ke belakang bawah. Kemudian, kaki kanan melangkah dan mendarat maka dengan tumpuan kaki kanan gerakan berjingkat dilakukan, mendarat dengan kaki kanan terlebih dahulu dan kaki kiri langsung ditarik selebar dan sejauh mungkin.

Langkah silang di depan (cross step)

Langkah silang di belakang (rear cross step)

Proses peralihan (cross step)
Proses peralihan dilakukan saat kaki diturunkan. Kedua bahu diputar perlahan ke arah kanan, lengan kanan mulai bergerak dan diluruskan ke arah belakang dengan tubuh bagian atas condong ke belakang. Pandangan selalu melihat lurus ke depan.

2) Lemparan

Pada gerak melemparkan lembing, tarik bahu kanan dan lengan melakukan gerakan melempar melalui poros bahu dengan kuat ke depanatas. Badan bergerak melewati kaki depan, lalu melepaskan lembing.

3) Akhiran

Gerak akhir lemparan dilakukan dengan melangkahkan kaki ke depan untuk menyeimbangkan gerak tubuh agar tidak terjatuh dan tidak melebihi garis batas lemparan.

Oleh: Titi Indriyani
(Dikutip dari berbagai sumber)