Sejarah Olahraga Lempar Lembing

7 Februari 2017 Olah Raga


Lempar lembing merupakan olahraga yang menuntut kecekatan dan kekuatan dalam melempar. Awal mulanya lempar lembing identik dengan aktivitas kaum laki-laki pada zaman nenek moyang yaitu berburu.

Kemudian aktivitas ini berkembang menjadi olahraga ketika manusia mulai memasuki masa bercocok tanam dan beternak, serta meninggalkan masa nomaden dengan aktivitas berburunya. Gaya hidup manusia pun mulai berubah, mereka sudah tinggal menetap dan membangun perkampungan atau perkotaan. Lempar lembing tidak lagi digunakan sebagai aktivitas untuk berburu, namun beralih menjadi suatu olahraga yang dipertandingkan.

Walau belum ditemukan catatan sejarah yang otentik mengenai lempar lembing, namun sebagian ahli meyakini olahraga ini sudah berkembang sejak zaman Yunani klasik. Saat itu olahraga lempar lembing dan olahraga atletik lainnya sangat populer, begitu juga dengan olahraga gulat, tinju dan memanah.


Peradaban Yunani klasik adalah tempat lahirnya olahraga atletik saat ini. Pertandingan olimpiade modern seperti sekarang pun meniru olimpiade bangsa Yunani.
Menurut sejarahnya, olimpiade pada masa Yunani klasik merupakan perayaan besar bangsa Yunani. Tidak hanya tempat pertandingan olahraga saja, namun juga menjadi tempat diselenggarakannya kemegahan seni dan budaya sebagai bentuk rasa syukur dan menyembah para dewa kepercayaannya.

Sementara, nama olimpiade sendiri diambil dari nama gunung olympus, tempat hidupnya para dewa mereka. Maka makna dari olimpiade sendiri mempunyai nilai yang sakral. Pada saat olimpiade berlangsung, segala peperangan bersenjata dan eksekusi bagi para narapidana ditangguhkan. Hal ini bertujuan agar kompetisi berlangsung dengan damai dan atlet yang bertanding pun merasakan suasana yang saling menghargai diantara mereka.

Oleh: Titi Indriyani
(Dikutip dari berbagai sumber)