Peraturan dalam Olahraga Tolak Peluru

5 Agustus 2015 Olah Raga


Tolak peluru merupakan salah satu nomor yang terdapat dalam nomor lempar pada cabang olahraga atletik. Tolak peluru dilakukan tidak dilempar akan tetapi ditolak atau didorong. Hal ini sesuai pula dengan peraturan, bahwa peluru itu harus didorong atau ditolak dari bahu dengan satu tangan. Tolak peluru adalah suatu bentuk gerakan menolak atau mendorong suatu alat bundar (peluru) dengan berat tertentu yang terbuat dari logam yang dilakukan dari bahu dengan satu tangan untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya.

Dalam tolak peluru, terdapat beberapa peraturan atau hal-hal yang harus dihindari dan diutamakan.

Hal-hal yang harus dihindari dalam tolak peluru adalah sebagai berikut.
a. Sikap awal yang tidak seimbang.
b. Saat menolakkan peluru tidak disertai dengan gerakan melompat.
c. Mengangkat tubuh terlalu tinggi saat meluncur.
d. Tarikan kaki kanan tidak jauh.
e. Gerakan kaki kiri terlalu ke arah samping kiri.
f. Terlalu cepat menegakkan badan.
g. Mendarat dengan badan menghadap ke samping.

Hal-hal yang harus diutamakan dalam tolak peluru adalah sebagai berikut.
a. Kaki kiri selalu rendah.
b. Lakukan gerakan kaki yang seimbang sempurna dengan kaki kiri mendorong ke belakang.
c. Seluruh badan rileks.
d. Usahakan gerakan yang cepat dan menjangkau jauh dari kaki kanan.
e. Putarlah kaki kanan ke dalam selama meluncur peluru.
f. Usahakan pinggang kiri dan bahu menghadap ke belakang sejauh mungkin.
g. Usahakan lengan kiri dalam posisi tertutup.
h. Tahanlah kuat-kuat dengan kaki kiri untuk menjaga keseimbangan badan.

Demikianlah peraturan dalam olahraga tolak peluru, semoga bermanfaat.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)