Peraturan dalam Olahraga Lari Maraton

31 Januari 2017 Olah Raga


Lari maraton meruapakan olahraga yang sering dilombakan dalam kejuaraan profesional dengan jarak 5000-10.000 meter. Olahraga maraton ini memerlukan ketahanan fisik, stamina dan pola pernafasan yang baik. Faktor utama dalam memenangkan kejuaraan ini adalah kecepatan, selain itu para pelari pun harus memenuhi dan menaati aturan-aturan yang berlaku.

Berikut ini peraturan yang harus dipenuhi dalam olahraga lari maraton:

Peraturan lintasan lari:

  • Apabila lintasan yang akan ditempuh pelari merupakan alam terbuka, maka harus dipastikan bahwa tidak ada jalan pintas yang memungkinkan pelari untuk memotong jalan.
  • Hindari lintasan yang berbahaya bagi pelari seperti jurang yang terjal dan lainnya.
  • Gunakan pembatas lintasan dan penunjuk arah bagi para pelari.
  • Sebelum memulai start, harus dijelaskan terlebih dahulu kepada para pelari agar mereka memiliki gambaran mengenai lintasan yang akan dilalui.


Asosiasi olahraga lari jarak jauh (IAAF) membagai perlombaan dalam kategori umur sebagai berikut:

  • Pemula untuk usia antara 13-14 tahun.
  • Junior III untuk rentang usia antara 15-18 tahun.
  • Junior II untuk rentang usia antara 17-18 tahun.
  • Junior I untuk rentang usia dibawah 20 tahun.
  • Veteran puteri untuk usia diatas 35 tahun.
  • Veteran putera untuk rentang usia diatas 40 tahun.


Jarak lomba yang ditentukan adalah sebagai berikut:

  • Untuk jarak 4 km diperuntukkan bagi atlit puteri yunior.
  • Untuk jarak 8 km diperuntukkan bagi atlit putera yunior.
  • Untuk jarak 6 km diperuntukkan bagi atlit puteri dewasa.
  • Untuk jarak 12 km diperuntukkan bagi atlit putera dewasa.


Ketentuan juri untuk pemenangnya adalah sebagai berikut:

  • Bagi peserta perorangan, pelari yang memiliki catatan waktu yang terendahlah yang ditetapkan sebagai pemenangnya.
  • Bagi peserta kelompok, catatan waktu akan dijumlahkan dan pasangan yang memiliki jumlah waktu terendahlah yang akan menjadi pemenang.


Peraturan di lintasan jalan raya:

Dalam peraturan internasional, jarak yang sudah ditetapkan untuk olahraga lari maraton adalah sebagai berikut:

  • Kelas pertama: 15 km, 20 km, 21, 100 km (setengah jarak marathon)
  • Kelas kedua: 25 km, 30 km, 42,195 km.
  • Untuk kelompok beregu jarak tempuh dapat diatur sebagai berikut: pelari pertama dengan jarak tempuh 5 km, kedua dengan jarak tempuh 10 km, begitu selanjutnya sampai yang terakhir dengan jarak tempuh 7,195 km.


Oleh: Titi Indriyani
(Dikutip dari berbagai sumber)