Mengenal Sejarah Singkat Olahraga Bowling

2 Juni 2016 Olah Raga


Bowling merupakan jenis olahraga yang dilakukan dengan cara menggelindingkan bola menggunakan tangan. Bola bowling tersebut digelindingkan menuju pin berjumlah sepuluh buah yang telah disusun menjadi bentuk segitiga. Bagi banyak orang, bowling tidak hanya dianggap sebagai salah satu cabang olahraga, tapi juga dapat berfungsi untuk melepas penat.

Cabang olahraga ini ternyata sudah dikenal sejak 7000 tahun yang lalu. Saat melakukan penelitian, para arkeolog menemukan peralatan-peralatan semacam bola dan pin yang biasa digunakan untuk bermain bowling. Mereka menemukannya di dalam pemakaman-pemakaman tua Mesir kuno. Sebelum dikenal dengan nama bowling, Jerman sudah lebih dulu memiliki permainan dalam tarian dan perayaan yang mirip dengan bowling. Mereka mengelilingi batu agar mengenai sembilan tongkat kayu yang disebut dengan keglers. Bahkan, meski sudah berabad-abad berlalu, terkadang masih ada pemain bowling di Jerman yang menyebut pin bowling sebagai keglers.


Di Inggris, eksistensi olahraga bowling bermula pada awal tahun 1100-an, dengan beberapa variasi seperti "half-bowl", "skittles", dan "ninepins". Pada tahun 1366, Raja Edward III sempat mengeluarkan undang-undang untuk menghentikan permainan bowling. Namun, larangan tersebut tetap tidak menghambat bowling untuk berkembang. Bahkan pada zaman pemerintahan Raja Henry VIII, bowling menjadi populer dan dimainkan sebagai simbol bangsawan serta status sosial. Seiring dengan berjalannya waktu, bowling pun makin berkembang dan dikenal oleh negara-negara lain di benua Eropa dengan berbagai variasi. Italia, misalnya, menyebut bowling sebagai "bocce". Perancis mengenal bowling dengan nama "petanque" dan Inggris terkadang menyebutnya dengan "lawn bowling".

Pada tahun 1600-an, bowling mulai dikenal di Amerika karena pengaruh dari Belanda. Saat itu, permainan bowling masih terdiri dari sembilan pin yang lebih sering dimainkan di daerah New York City. Orang-orang menyebutnya sebagai "bowling green". Karena semakin lama semakin populer, akhirnya pada 9 September 1895 dibentuk America Bowling Congress (ABC) yang mengatur permainan bowling dan pertandingan resmi.

Kemajuan teknologi membawa bowling masuk ke benua Asia pada tahun 1960-an. Namun, Indonesia baru mengenal bowling sekitar tahun 1970. Pada tahun 1983, Achmad Thahir selaku Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi saat itu secara resmi memperkenalkan istilah bowling yang merupakan singkatan dari "bola gelinding". Beliau juga menjabat sebagi Ketua Panitia Kejuaraan Bowling antar klub untuk memperebutkan piala Presiden Soeharto kala itu.

Karena peminatnya yang semakin banyak, pada bulan Agustus 1970, dibuka pusat olahraga bowling dengan enam belas jalur (lines) menggunakan mesin buatan Brunswick. Yang awalnya hanya melakukan bowling untuk bersenang-senang, semakin lama timbul pemikiran untuk mengadu kepandaian bermain bowling. Hingga akhirnya dibentuk organisasi Persatuan Bowling Indonesia yang mewadahi berbagai klub bowling di Indonesia.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)