Jenis-Jenis Gaya dalam Olahraga Lompat Tinggi

30 Mei 2015 Olah Raga


Lompatan pada olahraga lompat tinggi tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Ada gaya-gaya tertentu, sehingga para atlet lebiah aman dari kecelakaan pada saat melompat.

Berikut beberapa gaya lompatan yang umumdigunakan pada olahraga lompat tinggi:
1. Gaya Straddle



Cara melakukan lompat tinggi dengan gaya straddle yaitu sebagai berikut;
*.Awalan
Gaya straddle dilakukan dengan langkah awalan yang cepat dan menikung sekitar 3,5,7 dan 9 langkah.
Gerak awalan ini bertujuan untuk;
- Mempersiapkan diri untuk melakukan tolakan saat melompat. Irama awalan yang cepat akan membantu mengangkat tubuh agar lebih ringan saat melakukan lompatan.
- Mempersiapkan diri untuk mendapatkan sudut lepas landas yang tepat.
- Mengubah kecepatan gerak horizontal ke gerak vertikal.

*.Tolakan
Proses tolakan dilakukan dengan cara bertumpu pada salah satu kaki terkuat. Tekniknya, jika kaki terkuat yang digunakan sebagai tumpuan adalah kaki kanan, maka awalan harus dilakukan dari sisi kiri mistar. Sebaliknya, jika kaki kiri yang dianggap sebagai kaki terkuat sebagai tumpuan maka awalan harus dilakukan dari sisi kanan mistar.

Tujuannya adalah;
- Membantu dalam mengubah formasi gerak horizontal menjadi gerak vertikal.
- Membantu untuk mempersiapkan diri melewati mistar.
- Mengatur agar berat badan optimal ketika melakukan gerakan tolakan pada landasan yang tepat.

*. Sikap badan
Bagaimana sikap badan yang baik ketika berada diatas mistar? Sikap badan yang baik ketika berada diatas mistar adalah pada posisi telentang dan kedua kaki menggantung lemas. Posisi punggung diatas mistar dan dagu agak ditarik sedikit ke dekat dada.
Tujuan pengaturan sikap badan seperti ini adalah;
- Agar badan bisa melewati mistar dengan nyaman dan aman.
- Meminimalkan titk berat badan yang berpotensi besar menyentuh mistar.
- Sangat membantu agar atlet bisa mendarat dengan baik, aman dan selamat.

*. Pendaratan
Cara pendaratan yang baik adalah;
- Pendaratan diatas matras: sebaiknya posisi bahu dan punggung yang terlebih dahulu menyentuh matras.
- Pendaratan diatas pasir: disarankan agar kaki yang terlebih dahulu mendarat, pertama ayunkan kaki kanan menyentuh pasir kemudian bergulinglah kedepan sambil bertumbpu pada pundak atau bahu kanan.

2. Gaya fosbury flob


*. Awalan. Awalan dilakukan kira-kira sejauh 7-9 langkah, dilakukan dengan cepat dan menikung.
*. Tolakan. Sebagaimana gaya lompat tinggi lainnya, tolakan harus bertumpu pada salah satu kaki yang terkuat dan ketika mengangkat badan kekuatan lompatan dibantu dengan ayunan kedua tangan diatas disamping kepala. Ketika melompat, badan membuat putaran 180 derajat.
*. Sikap badan. Adapun sikap badan diatas mistar yaitu badan telentang, kedua kaki menggantung lemas, dagu ditarik agak kearah dada dan punggung seperti busur melintang diatas mistar.
*. Pendaratan. Ketika mendarat pada karet busa yang ditutup matras, sebaiknya yang pertama kali mendarat adalah punggung kemudian disusul oleh bagian belakang kepala.

3. Gaya gunting


Gaya lompatan ini pertama kali dipopulerkan oleh Swenney. Awalnya Swenney menggunakan gaya jongkok untuk melakukan lompat tinggi. Namun, karena gaya jongkok dinilai kurang ekonomis, maka pada permulaaan abad ke-20(tepatnya tahun 1880) Swenney mengubah gaya jongkok menjadi gaya gunting.

Adapun tata cara melakukan gaya gunting adalah;


  • Awalan. Awalan diambil/dimulai dari tengah.
  • Tolakan. Atlet melakukan tolakan dengan bertumpu pada kaki yang dianggapnya paling kuat.
  • Sikap badan. Ketika berada diatas mistar badan berputar kekanan.
  • Mendarat. Mendarat dilakukan dengan kaki yang sama dengan kaki yang digunakan sebagai tumpuan dan tubuh kembali menghadap ketempat dimana mengambil awalan tadi.


4. Gaya gulung sisi

Teknik yang digunakan untuk melakukan lompatan dengan gaya guling sisi ini hampir sama dengan teknik yang digunakan untuk melakukan lompatan dengan gaya gunting. Bedanya, pada gaya guling sisi ini, awalan tidak diambil dari tengah melainkan dari samping.

Itulah beberapa gaya yang biasa dipakai dalam olahraga lompat tinggi.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)