Istilah Gerakan dan Pengertian dalam Permainan Catur

10 Februari 2015 Olah Raga


Sebelum melakukan sebuah permainan catur, pecatur memilih warna buah yang akan dia mainkan dan pilihan ini bebas tergantung kepada masing - masing pemain. Pemegang buah putih akan memulai langkah pertama, yang kemudian diikuti oleh pemain yang memegang buah hitam demikian seterusnya setiap langkah dimulai secara bergantian.

Berikut beberapa nama atau istilah dalam gerakan catur dan serta pengertiannya
1. Rokade
Rokade (dalam bahasa Inggris disebut castling) merupakan gerakan khusus dalam catur di mana Raja bergerak dua petak menuju Benteng di baris pertamanya, kemudian meletakkan Benteng pada petak terakhir yang dilalui Raja.

Persyaratan rokade adalah sebagai berikut:
1.Bidak Raja dan Benteng yang akan dilibatkan dalam rokade harus belum pernah bergerak
Tidak ada bidak lain di antara Raja dan Benteng
2. Raja tidak sedang di-skak, dan petak-petak yang dilalui Raja tidak sedang diserang oleh bidak lawan

Hal-hal berikut ini merupakan kesalah pengertian dalam rokade, yang semestinya tidak berlaku:
1.Bidak benteng yang terlibat rokade sedang diserang
2. Jika benteng yang dilibatkan berada di sisi Ratu, petak yang berada persis di samping Benteng tersebut tidak boleh dalam serangan

2. En passant
Contoh gerakan pion: promosi (kiri) dan en passant (kanan).
Ketika pion bergerak dua petak maju dan ada pion lawan yang berada satu petak dalam baris tujuan, maka pion lawan dapat menangkap dan menempati petak yang baru saja dilalui pion tersebut (seolah-olah pion tersebut bergerak satu petak maju). Namun demikian, gerakan ini hanya dapat dilakukan sesaat setelah gerakan pion maju dua petak, atau hak lawan untuk melakukan gerakan en passant ini hilang.

3. Promosi
Ketika pion telah maju hingga menempati baris paling akhir, berbarengan dengan gerakan maju tersebut, pion dipromosikan dan harus ditukar dengan bidak berdasarkan keinginan pemain, yaitu Ratu, Benteng, Gajah, ataupun Kuda dengan warna yang sama. Pada umumnya, pion dipromosikan menjadi Ratu. Tidak ada peraturan yang membatasi bidak yang dipilih sebagai promosi, jadi dimungkinkan memiliki bidak yang melebihi jumlahnya waktu awal permainan (semisal, dua Ratu).

4. Skak
Ketika Raja sedang diserang oleh satu atau lebih bidak lawan, keadaan ini disebut dengan skak. Pemain yang Rajanya diskak harus menggerakkan Rajanya supaya tidak terserang. Hal ini dapat dilakukandengan menangkap bidak lawan yang menyerang, menutup serangan lawan dengan menempatkan sebuah bidak di antaranya (apabila yang menyerang Ratu, Benteng, atau kuda dan ada petak kosong di antara Raja dan bidak lawan), atau memindahkan Raja ke petak yang tidak sedang diserang. Rokade tidak diijinkan apabila Raja sedang diskak.

Selamat bermain catur..

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)