Uniknya Tari Boboko Mangkup dari Jawa Barat

18 Mei 2016 Kesenian


Boboko merupakan kerajinan tangan khas Jawa Barat. Kerajinan yang terbuat dari bambu ini biasa digunakan untuk tempat nasi. Rumah makan tradisional biasanya menggunakan kerajinan berbentuk mangkok ini. Walau terlihat sederhana, ternyata membuat Boboko tergolong rumit. Mulai dari menyiapkan bambunya hingga dianyam.

Selain menjadi tempat nasi dan lauk pauk, Boboko juga digunakan sebagai alat peraga tari. Ya, karena memakai boboko, nama tariannya pun juga mengandung unsur Boboko, yakni Tari Boboko Mangkup. Dalam aktraksi tarian ini, yang menjadi daya tariknya adalah pemandangan Boboko dengan ukuran yang besar!

Dari dalam bakul besar dengan posisi terbalik tersebut, tiba - tiba satu penari pria keluar dari balik bakul. Dengan gaya seperti pemimpin, penari pria menari berputar di sekitar boboko. Tiba - tiba enam anak kecil keluar dari dalam boboko dan ikut menari bersama si penari pria.

Selama pertujukan, penonton dihibur dengan kejutan - kejutan yang dihadirkan. Seperti ketika seorang benari tiba - tiba membawa ular dari balik panggung dan membuat gaduh suasana. Kemunculan ular membuat penari cilik berhamburan dan serentak lima penari wanita muncul dengan hiasaan kepala seperti mahkota tinggi.

Boboko bagi masyarakat Jawa Barat dilambangkan sebagai wadah atau tempat kehidupan di mana ketika boboko terisi oleh nasi maka keberlangsungan hidup akan terus berjalan. Tetapi jika boboko sudah dalam posisi tertelungkup seperti menggambarkan hidup dan kondisi masyarakat yang sedang sulit. Untuk itu, masyarakat berusaha keras agar boboko jangan sampai kosong tanpa isi.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)