Tips Supaya Anak Menyukai Musik

16 September 2019 Kesenian


Memainkan alat musik memiliki banyak manfaat untuk membantu mengembangkan keterampilan motorik, bakat, kesabaran, dan kreativitas anak. Selain itu, mencoba alat musik di usia dini memberikan anak kesempatan untuk menemukan minatnya. Hal ini juga memberikan kesempatan untuk mengembangkan apresiasinya terhadap musik, serta menguasai instrument.

"Pasalnya belajar alat musik itu membutuhkan koordinasi antara kedua tangan dengan stimuli visual (penglihatan) atau audio (pendengaran) dalam otak. Namun jika proses pembelajarannya telah dilakukan sebelum berusia 7 tahun, hal itu akan cenderung mempercepat proses pematangan koneksi antara region motorik dan sensorik di dalam otak sehingga dapat menciptakan pondasi latihan alat musik yang baik bagi anak," tandas ketua tim peneliti Virginia Penhune, profesor psikologi dari Concordia University di Montreal, Kanada.

Fakta lain yang bisa kita dapatkan dari bermain music adalah, Musik itu menyehatkan !

Para periset menemukan musik atau bahkan senandung mama bisa membantu bayi prematur menambah berat badan dan lebih cepat keluar dari rumah sakit. Tak heran, unit perawatan neonatal intensif (NICU) di beberapa rumah sakit rajin memutarkan musik bagi bayi prematur. Hal serupa juga terbukti dari sebuah studi di Jerman yang dilakukan terhadap 100 bayi yatim piatu dengan kondisi kesehatan buruk. Mereka diasuh oleh para pengasuh dengan sentuhan, stimulasi musik melimpah, serta intonasi suara yang naik turun. Hasilnya? Kesehatan mereka membaik hingga 100%. Sementara pada orang dewasa, musik pun dikenal bisa menurunkan tekanan darah dan membuat degup jantung lebih teratur.

MENYIASATI ANAK AGAR MENYUKAI BERMAIN MUSIK:

· Letakkan alat musik di ruang keluarga, jangan di diruang tertutup. Dengan begitu, permainannya bisa mendapat apresiasi dari seluruh keluarga.

· Jangan mengritik anak. Puji kemajuannya, sekecil apapun itu.

· Adakan 'sesi main musik', bergantian dengan anggota keluarga lain.

· Sering-seringlah menunjukan apresiasi Anda terhadap musik. Tunjukan bahwa musik adalah sesuatu yang berharga dan penting bagi Anda.

· Ajak anak menonton konser. Bebaskan ia memilih jenis musik yang ingin disaksikan.

· Ajak anak pergi membeli CD, buku, atau apapun yang bisa merangsang minatnya.

· Jika semua upaya ini tidak berhasil, untuk sementara kurangi dulu jam latihannya. Lalu, secara bertahap, perbanyak kembali jam latihan sambil terus memberinya berbagai stimulasi untuk bermusik.

MEMILIH ALAT MUSIK

Alat musik yang 'ramah' bagi balita adalah electone. Mengapa? Tuts-nya sesuai kekuatan otot jari si kecil. Juga, electone memiliki jangkauan nada yang luas dan dua tingkat keyboard, sehingga anak bisa belajar membedakan suara melodi dan harmoni dengan jelas.

Menjelang usia enam tahun, saat otot-otot tangan dan kakinya sudah lebih kuat, Anda bisa mulai mengenalkan anak pada piano, biola, gitar, atau bahkan drum, tergantung pada minatnya.

Sikecil berminat pada alat musik tiup? Saat ia berusia sekitar tujuh atau delapan tahun, mulai perkenalkan pada recorder atau suling. Ketika usianya sudah cukup dan kemampuannya berkembang, anak bisa melanjutkan dengan alat musik tiup lain seperti flute, saksofon, klarinet, dan semacamnya.

Mempertimbangkan beberapa manfaat di atas, cobalah tawarkan kepada anak Anda untuk mempelajari beberapa alat music sesuai dengan minat & usia anak.

Selamat bermain musik...

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)