Sedang Mengalami Art Block? Ini Solusinya

16 Oktober 2014 Kesenian


Ada kalanya saat kita ingin sekali membuat sebuah karya, tetapi kita sama sekali tidak mendapatkan inspirasi. Atau terkadang bila kita sudah mendapatkan inspirasi, kita tidak tahu cara mengembangkan inspirasi tersebut ke dalam karya seni. Hal ini yang disebut dengan creative block atau art block.

Memang tidak selamanya ide itu mengalir. Art block sendiri merupakan musuh terberat jika sudah mendekati deadline. Penyebab art block bermacam - macam. Mulai dari tekanan batin, seperti karena dibentak orang tua atau guru, sampai hanya dikarenakan alat menggambar yang tidak ‘klop’, misalkan pensil kesayangan hilang sehingga tidak bisa menggambar tanpa pensil kesayangan tersebut.

Bagaimana cara mengatasi art block? Ini dia solusinya:

1. Istirahatkan sejenak pikiran Anda. Luangkan waktu untuk diri sendiri. Misalkan dengan minum kopi, mendengarkan musik, atau tidur.

2. Bila pikiran sudah tenang, kembalikan mood dengan membangkitkan semangat Anda. Misalnya dengan berbicang dengan teman, konsumsi makanan yang segar atau makanan yang Anda sukai, ataupun berolahraga.

3. Lihat - lihat karya seniman favorit Anda. Karya yang ‘epic’ dapat mendorong Anda untuk mendapat inspirasi dan berkarya.

4. Bila karya yang ‘epic’ malah membuat Anda down, coba untuk melihat karya - karya lama Anda lalu remake karya tersebut menjadi sesuatu yang baru. Hal ini dapat menjadi inpirasi baru bagi Anda.

5. Sudah mendapat inspirasi namun masih merasa bosan? Coba untuk mengganti media gambar Anda. Misalkan bila Anda biasanya menggambar dengan media digital, Anda bisa mencoba menggunakan media cat air atau cat akrilik.

Apakah solusi di atas dapat membantu menyingkirkan art block Anda? Berikut ini kata - kata dari buku "Creative Block" yang mungkin dapat menyemangati Anda:

"Jangan pernah berpikir bahwa kamu harus membuat karya yang sempurna. Yang penting terus berkarya, dan kalau pun menurutmu karyamu tidak sempurna, itu bukan berarti kiamat, bukan?"

"Membuat karya seni itu artinya melakukan sesuatu yang menyenangkan, jadi tetaplah "bermain" dan anggaplah proses pembuatan karya seni itu sebagai taman bermainmu."

"Jangan membatasi dirimu dalam berkarya. Terus bekerja, buatlah sesuatu tanpa harus mempedulikan peraturan baku. Ingat, yang kamu buat itu karya seni"


Selamat berkarya!

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)