Sand Painting, Melukis dengan Pasir

14 Januari 2015 Kesenian


Saat ini banyak karya - karya seni rupa yang bermunculan dengan berbagai media. Karya seni saat ini tidak hanya menggunakan kuas dan cat. Seni saat ini sudah menggunakan media lain seperti barang bekas, buah, dan pasir. Pada kali ini akan dibahas mengenai seni lukis pasir atau sand painting.

Mungkin baru - baru ini banyak orang sudah mengenal sand painting. Namun, teknik melukis ini sebenarnya sudah digunakan selama berabad - abad yang lalu.

Sand painting dulu digunakan untuk ritual keagamaan dan pengobatan. Sand painting biasa dilakukan oleh bangsa Indian di Amerika, para biksu di Tibet, dan suku Aborigin di Australia.

Sand painting pertama kali ditemukan oleh penduduk Navajo di sebelah barat daya Amerika sejak abad ke 18. Penduduk Navajo percaya teknik melukis ini mampu mengusir roh - roh jahat dan menyembuhkan sakit penyakit.


Seni ini terus berkembang dan semakin menarik perhatian masyarakat. Di Indonesia, sand painting pertama kali dikembangkan dalam seni pewayangan. Bapak Fauzan adalah sang perintis pewayangan dengan media kaca dan pasir.

Sekarang sudah banyak seniman yang tertarik untuk menggunakan media pasir ini. Dengan diiringi musik, sang seniman bercerita dan membuat goresan di atas sebuah papan kaca dengan pasir halus.

Semakin lama goresan tersebut akan menampilkan gambar yang disampaikan. Penonton pun dibuat takjub menyaksikan penggambaran dengan pasir ini.


Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)