Apa Saja Jenis Jenis Pensil?

26 Februari 2016 Kesenian


Pensil adalah alat tulis sekaligus alat gambar yang awalnya terbuat dari batu grafit. Batu grafit digoreskan ke permukaan media. Namun, batu grafit murni cenderung mudah patah dan mengotori tangan. Sehingga batu grafit dicampur dengan tanah liat agar lebih kera dan tidak mudah patah, kemudian dibalut kayu atau kertas.

Seiring perkembangan waktu, beberapa jenis pensil pun mulai dimunculkan. Berikut jenis - jenis pensil:

1. Pensil grafit

Pensil jenis ini sudah banyak digunakan secara umum. Batang kayu dengan mata pensil berupa baru grafit dan dapat diraut. Pensil grafit sendiri dibagi menjadi beberapa jenis menurut tingkat kehitamannya, yakni H,F,B,Hb,B,2B,3B,4B,5B,6B,7B,8B,9B,EB, dan EE.

2. Pensil mekanik

Anda tidak perlu meraut pensil ini agar mata pensil runcing. Tampilannya mirip dengan pulpen dan bisa diisi ulang. Pensil ini sering digunakan bagi para seniman untuk menggambar.

3. Pensil Conte

Alat ini terbuat dari bubuk arang, diolah dan dikemas seperti pensil grafit. Namun ukurannya lebih besar dibanding pensil grafit. Adapun alat tambahan seperti kuas atau kapas dalam langkah teknik arsirannya.

4. Pensil Charcoal

Walaupun tampilannya hampir sama dengan pensil corte, tapi hasil arsirannya berbeda. Tekstur arsirannya terkesan lebih kasar.

5. Pensil dermatograph

Pensil ini umumnya digunakan untuk membuat desain di atas permukaan kaca, namun ada juga yang menggunakannya di atas kertas. Tekstur arsiran yang dihasilkan lebih licin dan mengkilap. Uniknya, pensil ini tidak perlu diraut, cukup menarik benang dan kertas yang membungkusnya akan terobek.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)