Aliran - Aliran dalam Seni Lukis

28 Oktober 2019 Kesenian


Apa saja yang kalian bayangkan saat mendengar kata ‘lukis’? Cat, kuas, kanvas, dan peralatan - peralatan lukis lainnya pasti terbenak setelah mendengar kata tersebut. Dari pemikiran tersebut, dapat dikatakan seni lukis merupakan seni menggambar dengan peralatan yang tradisional, bukan dengan digital.

Seni lukis sudah ada sejak zaman purbakala. Namun medianya masih menggunakan batu, kapur, arang, dan bahan alam lainnya. Dan seiring perkembangannya, seni lukis mempunyai menjadi macam - macam aliran. Apa saja aliran - aliran tersebut?

1. Neo-Klasik

Aliran ini dicetus pada tahun 1784 oleh Jacques Louis David. Lukisan yang ia buat berjudul Oath of the Horatii. Lukisan ini mengandung pesan yang menanamkan kesadaran anggota masyarakat atas tanggung jawab terhapa negara. Ciri - ciri dari aliran ini yaitu bentuknya yan harmonis, raut wajah terkesan tenang dan berwibawa, dan enderung berlatar lingkungan istana.

2. Romantisme

Romantisme, bukan berarti semua lukisan dari aliran ini bertemakan cinta atau romantic. Kata romantisme berasal dari bahasa Perancis "Roman" yang artinya cerita. Aliran ini menggambarkan sebuah cerita tentang kejadian atau tragedy yang besar dengan adanya perasaan dan emosi. Aliran romantisme merupakan pemberontakan dari aliran Neo-Klasik. Ciri - cirri dari aliran ini adalah lukisannya yang mengandung emosional, penuh gerak, dan warnanya bersifat kontras dan bervariasi.

3. Realisme

"Tunjukkan kepadaku malaikat, maka aku akan melukisnya" Itulah yang dikatakan salah satu pelukis aliran realisme, Gustave Courbet. Artinya, ia tidak mau melukis sesuatu yang tidak ditunjukkan kepadanya atau tidak nyata. Sama seperti aliran realism yang menggambarkan apa saja yang dijumpainya, seperti pada lukisan Courbet yang berjudul Stone Breakers.

4. Naturalisme

Seperti pada namanya, aliran naturalisme melukiskan berbagai keindahan alam dan seluruh isinya. Para pelukis dengan aliran ini sering disebut dengan pelukis pemandangan. Salah satu tokohanya yaitu Thomas Gainsbrough dari Inggris.

5. Ekspresionisme

Aliran Ekspresionisme merupakan aliran yang mengutamakan kebebasan dalam bentuk dan warna untuk mencurahkan emosi dan perasaan. Efek dari lukisannya sendiri adalah lukisan yang menggambarkan suatu kenyataan namun dipadukan dengan efek emosional. Salah satu tokohnya adalah Vincent van Gogh.

6. Kubisme

Aliran ini didasari oleh konsep dari Paul Cezanne yang mengatakan bahwa bentuk dasar dari segala bentuk adalah silinder, balok, bola, yang dipengaruhi oleh perspektif. Jadi, kubisme merupakan aliran yang menggunakan unsuk bidang geometris.

7. Surealisme

Aliran ini menggambar tentang dunia khayal atau dunia mimpi. Biasanya aliran ini dipengaruhi oleh teori psikologis. Surealis menampilkan sesuatu yang tidak nyata dan penuh fantasi, seakan - akan melukiskan sebuah mimpi.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)