7 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat Komik

19 Maret 2015 Kesenian


Bagi sebagian orang, membaca komik lebih seru dibandingkan novel. Walaupun novel menyajikan cerita yang lebih lengkap, tak semua orang bisa cepat menangkap cerita hanya dengan kata - kata. Mereka butuh penggambaran atau ilustrasi agar cerita bisa tersampaikan dengan baik.

Dari membaca, tentu Anda tahu membuat komik tidaklah mudah dan cepat. Butuh waktu sekitar satu hari untuk menyelesaikan satu halaman bahkan bisa lebih jika dikerjakan sendiri. Diperlukan juga ketekunan dan usaha untuk bisa menguasai teknik menggambar komik dengan baik.

Bagi Anda yang tertarik membuat komik, beberapa hal ini perlu diperhatikan:

Tema dan cerita

Hal yang pertama perlu dipikirkan adalah sebuah tema dari cerita komik kita, bisa berupa perjalanan, pertualangan, persilatan, percintaan, dan lain sebagainya.

Karakter

Karakter atau tokoh dalam komik kita harus dibuat dengan baik dan memiliki karakteristik yang seragam atau berbeda-beda. Karakter Anda menggerakkan aksi, membicarakan dialog, dan merekalah yang membina hubungan dengan pembaca.

Gaya gambar

Gaya visual Anda aka menjadi aspek pertama yang ditemui pembaca. Ada beberapa variasi gaya populer yang bisa Anda latih lalu sesuaikan dengan kebutuhan Anda, seperti Anime/Manga, American Superhero, Sprites/Clip art, Noir, Stick figures, Sunday funnies, dan lain - lain.

Format

Tidak ada ketentuan khusus dalam memilih format komik. Namun pada umumnya format dibagi menjadi tiga jenis:

· Komik single frame: Biasanya hanya untuk komedi. Komik ini tidak memerlukan pengaturan yang banyak, dan bergantung pada visual lucu serta satu atau dua baris dialog.

· Komik strip: Tidak ada ukuran panjang tertentu untuk sebuah komik strip, walaupun kebanyakan terdiri dari satu atau dua baris yang masing-masing memiliki 2-4 frame. Ini merupakan salah satu format yang paling populer untuk kebanyakn komik web dan lelucon harian.

· Comic page: memiliki satu lembar penuh untuk membuatnya memberikan lebih banyak kebebasan untuk memanipulasi frame. Biasanya digunakan untuk membuat buku komik atau novel grafik.

Draft cerita

Draft cerita atau di Jepang disebut dengan Name adalah dasar dari rentetan peristiwa yang akan kita buat gambarnya. Pada draft cerita sudah dibuat bentuk panel-panel per lembar gambar walaupun masih dalam bentuk sederhana, sehingga jelas jalan ceritanya. Draft cerita inilah yang menjadi dasar untuk menggambar komik.

Sketsa kasar

Sketsa kasar adalah gambar gambar kasar, yang merupakan dasar dari gambar jadi. Dapat digambar dengan menggunakan pensil, disini kita dapat mengatur proporsi karakter, sudut pandang, background, dan lain- lain. Setelah sketsa kasar selesai kita sudah siap melakukan penintaan.

Gambar Jadi

Gambar jadi adalah hasil gambar (manuskrip) yang telah selesai dikerjakan. Digambar dengan menggunakan tinta dengan teknik bebas, berdasarkan pada sketsa kasar.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)