Waspadalah, Dampak Cuaca Panas bagi Kesehatan!

2 November 2017 Artikel Kesehatan


Cuaca panas memang membuat anda kurang bersemangat menjalani aktifitas. Kota-kota di Indonesia, terutama kota-kota besar seperti Jakarta, Medan dan sebagainya cenderung memiliki cuaca yang panas. Bagi anda yang tinggal di kota bercuaca yang panas sebaiknya anda selalu waspada. Cuaca panas tidak hanya menyebabkan biang keringat atau infeksi saluran pernapasan, namun manjadi pemicu terjadinya penyakit stroke.

Seorang dokter spesialis penyakit dalam dr.Umar Zein mengatakan terlalu tingginya udara panas atau suhu bisa menyebabkan dehidrasi bahkan hingga pingsan. Hal inilah yang memicu terjadinya heat stoke, penyakit yang menjadi momok menakutkan bagi banyak orang karena bisa berakibatkan kecacatan fatal atau kematian.

Heat stroke umumnya terjadi di lingkungan yang bersuhu tinggi, biasanya kondisi ini terjadi didaerah-daerah panas yang memiliki kelembaban rendah. Orang-orang yang berada di daerah yang kelembaban rendah cenderung tidak berkeringat sebab keringatnya akan langsung menguap, membuat mereka lebih cepat dehidrasi dan pingsan. Beda di Indonesia, keringat kita lebih cenderung banyak sehingga membuat kita merasa haus.

Jika cuaca panas yang kelembabannya tinggi sepertinya di Indonesia, tidak secara langsung mengakibatkan stroke atau menyebabkan pemecahan pembuluh darah. Namun hanya menjadi pemicu timbulnya stroke atau memicu terjadinya penyempitan pembuluh darah yang diakibatkan karena dehidrasi.

Penyakit stroke umumnya menyerang orang yang berusia dewasa atau tua. Untuk mengatasi atau menghindari stroke, bisa dilakukan dengan cara mengendalikan faktor resikonya. Contohnya penderita diabetes sebaiknya segera menurunkan kadar gulanya, penderita hipertensi sebaiknya segera menurunkan tekanan darahnya, begitu pula kadar kolesterol harus dikontrol dengan menjaga pola makan sehat serta olahraga.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)