Waspada, Plastik Picu Kista Indung Telur

25 Juni 2010 Artikel Kesehatan


HATI-hati menggunakan zat kimia plastik bisphenol A (BPA). Sejumlah peneliti mengemukakan plastik jenis ini dapat berakibat kista ovarium pada wanita. Selain itu, BPA juga berhubungan dengan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Zat BPA ditemukan pada banyak pruduk plastik seperti botol bayi, cangkir, dan lapisan besi pada sejumlah kaleng kemasan makanan. Peneliti dari Universitas of Athens Medical School di Yunani menemukan kadar BPA tinggi dalam aliran darah perempuan yang menderita sindrom ovarium polikistik alias kista indung telur.

Pada perempuan yang frekuensi menstruasinya tak teratur atau PCOS, kadar BPA lebih tinggi berkaitan dengan peningkatan kadar hormon lelaki.

Peneliti melibatkan 71 penderita PCOS dan 100 perempuan yang sehat (kelompok pengontrol). Peneliti menemukan, kadar BPA dalam darah pasien PCOS, yang berberat badan ideal, lebih tinggi 60 persen dibandingkan dengan kelompok pengontrol. Sedangkan kadar BPA pada pasien PCOS, yang kelebihan berat badan, lebih tinggi 30 persen dibandingkan kelompok perempuan yang sehat.

"Jadi, semakin tinggi kadar BPA, semakin tinggi kadar hormon lelaki dalam tubuh perempan. Namun, hasil penelitian itu masih berupa studi asosiasi, sehingga masih harus diselidiki," kata Dr. Diana Wu dari University of Cincinnati, Amerika Serikat.(MI/***)

Sumber: metrotvnews.com