Waspada! Bahaya Akibat Terlalu Sering Memakai Sepatu Flat

2 Desember 2013 Artikel Kesehatan


Sepatu merupakan barang yang sangat berguna bagi setiap orang, karena ketika kaki terluka maka dengan memakai sepatu bisa melindunginya. Perempuan gemar sekali menggunakan sepatu flat. Selain tampil modis, menggunakan sepatu flat juga lebih ringkas dibandingkan dengan menggunakan high heels atau sepatu kets. Bentuknya yang simple juga membuat banyak orang memilih menggunakan flat shoes setiap hari. Tapi ternyata mengenakan sepatu jenis ini setiap hari memiliki efek buruk, sama halnya dengan menggunakan high heels setiap hari.

Sepatu flat, flat shoes atau ballerina shoes makin populer di kalangan pecinta sepatu. Sepatu tanpa hak dan datar ini dianggap lebih nyaman dipakai dan tidak membahayakan kesehatan. Sayangnya, para ahli kesehatan tulang sepakat agar anda tidak memakai flat shoes setiap hari.

Bedasarkan penelitian beberapa para ilmuwan, sepatu tanpa hak alias flat disinyalir juga sebagai salah satu penyebab gangguan pada pinggul atau lebih sering disebut nyeri pinggul. Sering mengenakan alas sepatu yang tipis berbahaya bagi kesehatan. Karena pada saat menggunakan sepatu flat balet, otot-otot kaki, tendon (tulang belakang kaki bagian bawah) pembuluh darah dan sendi bagian kaki menanggung beban 3 kali lebih banyak. Hal ini dapat menyebabkan kram, nyeri otot dan sakit punggung, serta masalah lutut.

Para ahli penyakit kaki mengatakan bahwa 75% orang menderita masalah pada kaki beberapa kali dalam hidup. Para ahli pun mengungkapkan bahwa semua jenis sepatu memiliki bahaya masing-masing. Dave Wain, ahli penyakit kaki dari Carnation Footcare mengatakan, flat shoes berbahaya karena tidak adanya bantalan di kaki, flat shoes cenderung meningkatkan lengkungan pada telapak kaki, dan sakit ketika harus mengenakan high heel. Bahkan, flat shoes dapat menyebabkan tumit pecah-pecah, dan masalah pinggul. Karenanya, lakukan variasi dalam memakai sepatu mulai flat shoes hingga high heels. Selain itu gunakan krim pelembut ketika gejala pecah-pecah pada tumit dan gunakan bantalan sepatu agar kaki menjadi lebih nyaman.

Sepatu datar menyebabkan nyeri punggung, bahkan ketika hanya dua jam mengenakannya. Peneliti meminta 115 orang dewasa yang memiliki sakit punggung untuk memakai sepatu datar yaitu yang memiliki lengkungan setidaknya selama dua jam tiap hari untuk berjalan maupun berdiri. Setelah enam bulan, lebih dari mereka yang mengenakan sepatu datar ditemukan sakit punggung mereka justru bertambah parah.

Maka dari itu, sebaiknya dalam memakai sepatu harus sering bergantian. Selain itu gunakan krim pelembut ketika gejala pecah-pecah pada tumit dan gunakan bantalan sepatu agar kaki menjadi lebih nyaman. Jadi, pilih high heel atau flat shoes?

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)