Vitamin Bersoda Sebabkan Gigi Terkikis

10 Maret 2010 Artikel Kesehatan


Anda tentunya sudah sering mendengar bahwa jus yang kaya gula dan minuman kaleng seperti soda dan lemonade bisa menyebabkan kerusakan gigi. Akan tetapi, mungkin sangat sedikit orang yang berpikir bahwa beberapa jenis vitamin juga bisa berakibat sama.

Peneliti dari University of Helsinki menemukan bahwa vitamin yang bersoda atau berbuih saat dimasukkan ke dalam air, bisa melarutkan mineral-mineral yang terkandung di dalam gigi. Akibatnya, gigi semakin melemah serta lebih berpori dan cenderung mudah mengalami kerusakan.

Dalam studi ini, peneliti merendam gigi di dalam minuman bervitamin selama 100 jam. Minuman ini termasuk minuman yang mengandung kalsium.

Hasil menunjukkan, efek paling buruk dipicu dalam produk-produk vitamin C. Gigi yang direndam dalam produk ini berkarat begitu parah sehingga tulang gigi, lapisan sensitif di berada bawah email gigi, terpapar.

"Saat Anda minum vitamin bersoda, gigi Anda tidak langsung terpapar," terang juru bicara British Dental Association Dr Mervyn Druian."Tapi jika Anda minum tablet ini setiap hari, kemungkinan besar vitamin tersebut akan memperlemah gigi," terang Druian, seperti dikutip situs dailymail.com.

"Selama satu jam setelah mengonsumsi minuman berasam, seperti vitamin bersoda, kola atau jus apel, lapisan email gigi akan tetap lembut," terang Dr Adam Thorne dari Harley Street Dental Studio. Menurutnya, gigi lebih berisiko mengalami korosi dan mudah rusak. Dan jika Anda menggosok gigi dalam waktu ini, kemungkinan Anda turut mengangkat lapisan email gigi.

Langkah perlindungan

Bagaimana cara melindungi gigi dari vitamin bersoda? Kekuatan gigi berubah secara bertahap sepanjang hari, dengan adanya mineral yang larut dan digantikan bergantung pada makanan dan minuman yang Anda konsumsi.

"Setiap Anda mengonsumsi minuman berasam, mineral akan larut dari gigi untuk membantu menetralkan asam. Air liur juga bersifat alkali, jadi juga turut menentralkan," terang Druian. Setelah beberapa jam, lanjut dia, aksi menetralkan berakhir dan kalsium serta mineral lainnya secara bertahap kembali ke gigi.

Produk susu seperti keju dan susu, terang Druian, mempunyai pH alkali yang bisa membantu menetralkan asam. Selain itu, makanan ini juga mengandung mineral. Mengonsumsi makanan ini setelah minum asam bisa membantu mengurangi kadar asam dan mengembalikan mineral ke gigi secepat mungkin.

Di samping produk susu, Anda juga bisa menggunakan teh hitam yang mempunyai pH netral. Jika diminum dengan susu, terang Druian, teh hitam bisa menawarkan perlindungan terhadap gigi dan membersihkan asam dari mulut.

Apakah harus berhenti mengonsumsi vitamin yang larut dalam air ini? Jika Anda merasa vitamin tersebut membantu, terang Druian, Anda tidak perlu menghentikan penggunaan, kecuali jika gigi sudah menunjukkan tanda-tanda erosi.

"Anda bisa meminimalkan risiko erosi asam dengan mengonsusmi keju atau yogurt atau minum segelas teh setelah mengonsumsi vitamin bersoda tersebut," terang Druian. Selain itu, berikan gigi Anda kesempatan membangun mineral dengan tidak menggosok gigi paling tidak selama satu jam setelah mengonsumsi vitamin tersebut. Anda juga bisa mengunyah gum bebas gula untuk meningkatkan aliran air lir. (IK/OL-08)

sumber: mediaindonesia.com/mediahidupsehat