Tujuh Strategi Murah Atasi Depresi

17 Februari 2010 Artikel Kesehatan


Perubahan gaya hidup bisa membantu mengatasi depresi. Meskipun tidak bisa mengantikan posisi pengobatan medis, beberapa langkah sederhana berikut bisa membuat Anda merasa jauh lebih baik.

Jangan menyalahkan diri sendiri. Ini merupakan cara termudah dan termurah untuk mengusir depresi. Stigma depresi, ditambah rasa bersalah dan ketidakmampuan bisa menghambat pemulihan. Untuk mengontrol gejala depresi, Anda memerlukan pendekatan yang praktis dan proaktif serta kesabaran.

"Anda harus menerima kenyataan bahwa depresi merupakan penyakit fisik, sama seperti diabetes, penyakit jantung dan kanker," tutur Richard Raskin, PhD, seorong psikolog klinis di New York City , seperti dikutip situs health.com.

Anda tidak bisa melawan depresi hanya dengan berusaha lebih keras atau menyesuaikan tingkah laku. Anda, terang Raskin, perlu menerima kenyataan bahwa Anda menderita penyakit fisik yang memerlukan perhatian. Dan sama seperti penyakit lainnya, Anda tidak perlu menyalahkan diri karenanya.

Bicarakan. Tidak selalu mudah, tapi akan lebih baik jika Anda mencoba membagi masalah Anda dengan orang lain.

"Tidak semua orang akan paham dan mendukung," terang Raskin. Akan tetapi, lanjut dia, teman, keluarga dan orang terdekat lainnya bisa memberi dukungan emosional, membantu mencari pilihan pengobatan dan selalu ada untuk mendukung Anda."Jangan biarkan diri Anda terisolasi."

Olahraga teratur. Saat depresi, kemungkinan Anda tidak mengingat olahraga sama sekali. Tapi, aktivitas fisik pada dasarnya akan membuat Anda merasa lebih baik.

Jika dilakukan secara teratur, olahraga 30 menit sehari terbukti bisa memperbaiki gejala depresi. Sebuah studi menemukan, pasien yang berolahraga teratur dengan treadmill atau stationary bike selama 12 minggu mengalami pengurangan keparahan depresi hingga 50 persen.

Selain itu, olahraga juga mempunyai efek positif jangka pendek. Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik bisa meningkatkan mood selama 12 jam ke depan.

Tunda keputusan besar. Depresi bisa mempengaruhi cara pandang Anda. Karena itu, akan lebih baik menunda membuat keputusan besar mengenai hubungan atau karir hingga Anda merasa lebih baik.

"Memandang segala sesuatu secara negatif merupakan salah satu gejala depresi," terang Raskin."Hal ini akan mengubah penilaian Anda terhadap segala sesuatu dan kemungkinan Anda tidak akan menyadarinya."

Jaga kesehatan. Saat depresi, Anda cenderung mengabaikan kesehatan. Tapi, hal ini justru bisa memperparah gejala depresi.

Depresi dan gangguan kesehatan, seperti diabetes dan penyakit jantung, mempunyai hubungan yang sangat erat. Penelitian menunjukkan bahwa depresi bisa memperparah penyakit ini. Hal yang sama juga berlaku sebaliknya. Orang yang menderita komplikasi terkait diabetes juga cenderung mengalami depresi.

Pertahankan rutinitas sehari-hari. Menurut Raskin, penderita depresi sebaiknya tetap melakukan aktivitas sehari-hari."Aktivitas apa pun yang Anda kerjakan, cobalah melakukannya pada waktu yang sama setiap hari."

Semua aktivitas, mulai dari jogging dan berbelanja hingga mencuci piring, akan menarik perhatian dan waktu Anda. Dengan begitu, Anda tidak perlu duduk diam dan merenungi hal-hal yang membuat Anda tambah depresi.

Konsumsi diet sehat. Makanan mempengaruhi otak Anda. Jadi saat stres, ada baiknya mengonsumsi makanan sehat dan seimbang dengan memperbanyak asupan whole grain, buah dan sayuran serta protein.

Tidak ada makanan yang bisa menyembuhkan depresi secara ajaib. Tapi, beberapa makanan lebih mempengaruhi mood Anda daripada yang lain. Sebagai contoh, karbohidrat dan makanan yang mengandung vitamin D meningkatkan kadar serotonin, neurotransmitter yang berkaitan dengan mood.

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 membantu melawan depresi. Anda bisa mendapatkan asam lemak ini dari ikan atau dalam bentuk suplemen. (IK/OL-08)

sumber: mediaindonesia.com/mediahidupsehat