Tujuh Kunci Senyum Cemerlang

16 Desember 2009 Artikel Kesehatan


SENYUM cemerlang tidak hanya membuat Anda terlihat lebih muda, tapi mulut sehat juga menggambarkan kesehatan tubuh Anda secara umum. Karena itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan mulut. Bagaimana caranya? Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa membantu menjaga agar senyum Anda tetap cantik dan sehat.

Batasi karbohidrat hanya saat makan

Semua karbohidrat akan dipecah menjadi gula sederhana, yang akan segera diubah oleh bakteri di mulut menjadi plak, bahan sisa lengket yang memicu penyakit gusi dan gigi berlubang. Karena itu, usahakan makan karbohidrat hanya pada waktu makan, bukan saat mengonsumsi kudapan. Saat makan besar, Anda memproduksi lebih banyak air liur, sehingga membantu membersihkan partikel makanan.

Hindari gosok gigi setelah minum soda

Menurut Juru Bicara Chicago Dental Society Mary Hayes, DDS, ada baiknya menghindari sikat gigi segera setelah minum soda atau minuman yang mengandung asam lainnya. Pasalnya, minuman berasam dipadukan dengan aksi abrasif saat menyikat bisa mengerosi lapisan email gigi.

Untuk menghindari gigi dari komponen soda, cobalah minum air putih atau mengunyah permen karet untuk mengaktifkan air ludah yang bisa menetralkan asam, selanjutnya menggosok gigi.

Tambah asupan vitamin C

Vitamin C merupakan semen yang berfungsi menyatukan sel-sel. Karena itu, vitamin ini sangat penting untuk menjaga kesehatan jaringan gusi. Sebuah studi dari State University of New York University dengan 12,000 partisipan, seperti dikutip situs prevention, menemukan, orang-orang yang mengonsumsi kurang dari 60 mg vitamin C per hari (satu jeruk mengandung lebih dari 80 mg) berisiko 25 persen lebih besar menderita penyakit gusi dibandingkan mereka yang mengonsumsi 180 mg atau lebih.

Minum teh

Kandungan antioksidan dalam teh baik untuk gusi. Teh hijau dan teh hitam mengandung polyphenols, antioksdian tumbuhan yang mencegah plak menempel di gigi dan membantu mengurangi kemungkinan mengalami gigi berlubang dan penyakit gusi. Selain itu, teh juga berpotensi mengurangi bau nafas karena menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau.

Minum dengan sedotan

Sebagian besar soda, minuman energi, dan jus mengandung asam yang bisa mengerosi lapisan email gigi. Karena itu, cobalah minum dengan menggunakan sedotan untuk membatasi kontak minuman dengan gigi.

Tambah asupan kalsium

Studi yang dilakukan para peneliti dari Buffalo menemukan, mereka yang mengonsumsi paling tidak 800 mg kalisum sehari berisko lebih kecil mengalami penyakit gusi parah. Alasannya: sekitar 99 persen kalsium tubuh berada di tulang dan gigi. Anda bisa menambah asupan kalisum dengan mengonsumsi makanan seperti keju, susu, dan yogurt. Kalsium akan menguatkan tulang rahang sehingga menahan gigi tetap pada tempatnya.

Hemat senyum saat berenang

Para peneliti menemukan, kolam dengan kandungan klorin berlebih bisa mengerosi dan meninggalkan noda pada lapisan email gigi. Karena itu, pastikan membawa sikat gigi saat hendak berenang. Gosoklah gigi Anda dengan menggunakan fluoride. (OL-08)

sumber: mediaindonesia.com/mediahidupsehat