Tips Mengatasi Rasa Ngantuk Saat Bekerja di Bulan Puasa

21 Mei 2019 Artikel Kesehatan


Salah satu hal yang paling sering dialami orang saat berpuasa adalah rasa ngantuk di siang hari. Rasa ngantuk di siang hari tentunya sangat mengganggu, terutama ketika Anda masih bekerja dan tengah berpuasa. Tapi, haruskah produktivitas kerja di bulan Ramadhan menurun lantaran terus-terusan menguap dan menahan kantuk? Energi yang terkumpul saat sahur mulai habis dan tubuh pun mulai lelah dengan aktivitas yang dilakukan. Selain itu, ngantuk juga seringkali disebabkan oleh aliran oksigen yang tidak lancar pada otak. Untuk menghindari rasa ngantuk yang mendera pada saat bekerja di sianghari pada bulan puasa, maka cobalah beberapa tips ini:

Mengatur Pola Tidur
Selain pola makan yang berubah, pola tidur pun juga mengalami perubahan pada bulan Ramadhan, dimana jam tidur malam terpotong untuk waktu sahur. Inilah yang sering menjadi penyebab kita mengalami rasa kantuk pada siang hari. Oleh karena itu, kita harus seefisien mungkin mengatur waktu tidur di bulan ramadhan.

Konsumsi Karbohidrat Kompleks
Timbulnya rasa kantuk pada siang hari saat bulan puasa seringkali disebabkan oleh kurangnya kadar glukosa di dalam darah. Rendahnya kadar glukosa ini menyebabkan suplai oksigen ke otak menjadi berkurang. Akibatnya, tubuh akan mengolah cadangan energi (glikogen) untuk meningkatkan kerja otak dan beraktifitas. Nah, berkurangnya cadangan energi dalam tubuh inilah yang menyebabkan lemas dan mengantuk.

Salah satu cara untuk meningkatkan cadangan energi di dalam tubuh adalah mengonsumsi makanan karbohidrat kompleks. Jenis makanan yang mengandung karbohidrat kompleks adalah sayur-sayuran (kentang, brokoli, lobak hijau, terong, wortel, kangkung, ketimun, asparagus), biji-bijian (gandum, beras merah, oat), polong-polongan (kacang merah, kacang kedelai), buah-buahan (jeuk, anggur, pir).

Konsumsi Makanan yang Mengandung Vitamin C
Vitamin C berfungsi untuk mempermudah penyerapan zat besi di dalam tubuh. Apabila zat besi terserap sempurna di dalam tubuh, maka aliran oksigen ke seluruh tubuh pun menjadi lancar dan kita tidak cepat merasakan kantuk. Beberapa makanan yang mengandung vitamin C adalah jeruk, tomat, ceri, buah beri, paprika, cabe, nanas, melon, mangga, dan jambu biji. Selain itu, vitamin C yang berasa lebih asam (jeruk nipis) juga dipercaya ampuh dapat mengusir rasa kantuk.

Konsumsi Makanan yang Mengandung Zat Besi
Penyebab lain dari munculnya rasa kantuk adalah kekurangan asupan zat besi. Zat besi berperan dalam proses pembentukan sel darah merah (eritrosit). Dimana sel darah merah ini diperlukan untuk pengangkutan oksigen ke seluruh jaringan tubuh dan sel-sel otak, yang nantinya akan dimanfaatkan dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Apabila kita kekurangan zat besi, maka proses pengedaran oksigen menjadi terhambat dan berkurang. Akibatnya, tubuh menjadi lemas dan mudah mengantuk. Beberapa makanan yang mengandung zat besi adalah bayam, daging sapi, kentang, jagung, kangkung, buah bit, kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai, dan telur.

Perbanyak Minum Air Putih
Tubuh manusia terdiri dari 70% cairan. Pada dasanya, cairan dibutuhkan agar sel-sel tubuh dapat berkerja dengan baik. Apabila kita kekurangan cairan, maka sel-sel tubuh pun akan mengerut dan mengalami dehidrasi. Akibatnya, tubuh mudah lelah dan mengantuk. Saat berpuasa, usahakan untuk tetap memperbanyak mengonsumsi air, setidaknya 8 gelas atau 2 liter sehari. Air dibutuhkan untuk menjaga tubuh tetap bugar dan sehat.

Itulah beberapa tips mencegah rasa ngantuk saat bekerja di siang hari pada bulan puasa. Semoga bermanfaat bagi Anda.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)