Tiga Solusi Gangguan Kesehatan Lelaki

29 September 2009 Artikel Kesehatan


Rambut rontok. Menurut Dr Sunil Chopra, direktur klinis dari The Dermatology Centre di London, rambut rontok bukan akhir dari segalanya. Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan beragam produk yang tersedia di apotek. Produk ini, menurut dia, efektif mencegah rambut rontok."Laki-laki cenderung meyakini kalau produk dari ahli kimia yang tidak melalui resep dokter tidak baik, padahal produk itu terbukti efektif," tutur Chopra, seperti dikutip situs dailymail.

Apa obat yang tepat? Menurut Chopra, obat minoxidil, yang dijual dalam bentuk shampo atau losion terbukti efektif meningkatkan aliran darah ke folikel-folikel rambut."Semakin cepat Anda menggunakannya, maka hasilnya akan semakin baik." Obat ini, menurut Chopra, terbukti bekerja dengan baik pada 70 laki-laki."Pertumbuhan rambut baru meningkat hingga 40."

Berapa lama? Jangan cepat menyerah. Menurut Chopra, hasil positif akan terlihat setelah 18 bulan."Dan begitu Anda berhenti menggunakan, maka rambut Anda akan kembali rontok."

Impotensi. Menurut Professor Anthony Barnett, direktur klinis the Heart of England NHS Trust, impotensi seringkali tidak berdiri sendiri tetapi merupakan gejala gangguan kesehatan yang lebih serius. Pada laki-laki usia pertengahan dan lansia, disfungsi ereksi bisa menjadi pertanda adanya atheroscelorisis, penimbunan lemak dan penyempitan pembuluh darah.

Penyempitan ini, menurut Barnett, tidak hanya mempengaruhi pembuluh darah jantung dan otak (penyebab stroke dan serangan jantung) tetapi juga pembuluh darah pelvis, penyebab impotensi.

Langkah apa yang sebaiknya dilakukan? Barnett menyarankan Anda untuk berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter. Selain itu, terang dia, ada baiknya melakukan screening untuk melihat faktor risiko lain yang berkaitan dengan penyakit jantung, seperti kolesterol dan tekanan darah.

Varises. Menurut Omer Karim, seorang konsultan urological surgeon dari Wexham Park Hospital di Berkshire, laki-laki sebaiknya memeriksakan diri secara teratur untuk melihat kemungkinan kanker testis. Akan tetapi, Anda juga sebaiknya melihat gejala-gejala varicocele, peradangan pembuluh darah vena di kantung buah pelir. (scrotum) yang merupakan penyebab infertilitas (ketidaksuburan).

Menurut Karim, 15-20 laki-laki mengalami varicocele, biasanya sebelum berusia 40. Gangguan ini bisa menyebabkan ketidaksuburan dengan cara mengganggu jumlah dan kelincahan sperma."Empat puluh persen laki-laki yang infertil menderita varicocle." Selain itu, terang Karim, pada beberapa kasus varicocele merupakan gejala tumor ginjal.

Karena itu, terang dia, ada baiknya segera melakukan pemeriksaan begitu Anda mendeteksi adanya varises di skrotum. Jika dideteksi dini, gangguan ini bisa ditangani dengan operasi kecil di bawah pengaruh bius lokal. (OL-08)

sumber: mediaindonesia.com/mediahidupsehat