Tetap Sehat di Musim Hujan

25 November 2009 Artikel Kesehatan


PERUBAHAN suhu akibat pergantian musim kemarau ke musim hujan perlu diwaspadai. Pasalnya, perubahan kondisi cuaca tersebut sangat mempengaruhi kesehatan dan bisa menjadi pintu masuk berbagai penyakit.

Dokter dari Rumah Sakit Asri dr. Kasim Rasjidi, SpPD-KKV, menyatakan bahwa penyakit seperti diare, demam berdarah dengue (DBD) dan flu seringkali muncul di musim hujan apalagi jika diikuti oleh banjir. "Bakteri dan parasit dari septic tank atau kotoran hewan terangkat dan hanyut, mengkontaminasi air dan bahan makanan seperti sayur, dan menginfeksi manusia, menyebabkan penyakit seperti diare, disentri, serta cacingan," terang Kasim, saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (24/11).

Hujan lebat membuat sampah berserakan. Tumpukan sampah yang membusuk mengundang lalat dan kecoa. Kedua vektor pembawa bakteri ini akan mengontaminasi makanan saat mereka hinggap. Selain itu, lingkungan buruk ini akan mencemari sumber air sehingga sulit mendapatkan air minum bersih. Dan jika mengonsumsi makanan tercemar dan air yang tidak layak konsumsi ini, maka penyakit diare akan mudah menyerang.

Lingkungan kotor tentunya turut meningkatkan penyebaran bakteri dan kuman sumber penyakit. Karena itu, ada baiknya lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Jika harus makan di luar rumah, pastikan memilih makanan bersih di area yang bebas dari lalat dan kecoa.

Bagaimana dengan Demam berdarah? Anda bisa mencegah penyebaran penyakit ini dengan menguras genangan air tempat perkembangbiakan jentik-jentik nyamuk Aedes Aegypti yang menularkan demam berdarah dengue (DBD). Pastikan rumah Anda terbebas dari kaleng-kaleng yang bisa menampung air hujan. Selain itu, perhatikan juga air di kulkas, dispenser, tempat tampungan air, tempat AC dan talang-talang air.

Selain diare dan DBD, pergantian musim juga bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga mudah terkena flu. Karena itu, usahan agar tubuh tetap dalam keadaan hangat dengan mengenakan jaket, istirahat cukup, serta mengonsumsi makanan sehat untuk memenuhi asupan mineral dan nutrisi yang diperlukan tubuh.

Penyakit lain

Selain flu, diare dan DBD, lanjut Kasim, musim hujan juga mengundang hadirnya gangguan kulit. Pakaian yang lembab karena tidak bisa dikeringkan dengan baik, terang dia, akan menyebabkan tumbuhnya jamur kulit seperti di selangkangan, sela jari kaki, dan area di sekitar lipat payudara.

Untuk penderita asma, terang Kasim, sebaiknya lebih berhati-hati karena kepekaan terhadap cuaca akan memperbanyak anga kekambuhan. Selain itu, kekambuhan bisa disertai infeksi bakteri."Sehingga penyembuhannya lebih lama."

Yang tidak kalah menariknya adalah perubahan pola makan. Cuaca dingin di musim hujan, terang Kasim, akan membuat Anda mudah lapar sehingga makan lebih banyak. Hal ini bisa memicu penambahan berat badan dan gangguan metabolisme seperti gangguan glukosa darah, peningkatan kolesterol dan penurunan kekebalan tubuh.

Selain itu, imbuh Kasim lagi, pastikan tetap memenuhi kebutuhan air tubuh. Jangan mengurangi minum air karena malas ke toilet."Kurang minum karena khawatir sering ke toilet memudahkan infeksi saluran kemih pada perempuan." (OL-08)

sumber: mediaindonsia.com/mediahidupsehat