Tetap Langsing Saat Liburan

17 November 2009 Artikel Kesehatan


LIBURAN seringkali dijadikan alasan yang bagus untuk memanjakan diri termasuk memanjakan lidah Anda. Karena itulah, liburan seringkali menjadi kambing hitam penambahan berat badan. Studi yang dilakukan National Institutes of Health (NIH) menunjukkan kalau berat badan ekstra yang bertanmbah setiap kali liburan akan terakumulasi dalam hitungan tahun dan bisa menjadi penyebab obesitas utama di kehidupan selanjutnya. Penemuan ini menunjukkan betapa pentingnya menghindari penambahan berat badan saat liburan untuk mencegah obesitas dan penyakit yang terkait. Bagaimana caranya? Berikut uraiannya untuk Anda.

Kurangi kalori

Makanan yang disajikan pada musim liburan seringkali kaya lemak dan kalori. Tapi, bukan berarti Anda harus menghindari semua makanan favorit. Carilah cara membuat makanan tersebut menjadi lebih sehat, dengan memotong jumlah lemak dan kalorinya.
Berikut beberapa cara mengurangi asupan lemak:

Mulailah hari Anda dengan makanan yang mengandung protein. Protein memerlukan waktu pencernaan yang lebih lama sehingga membantu Anda tetap kenyang lebih lama.

Jangan pernah menghadiri pesta dengan perut kosong. Makanlah salad kecil atau kudapan rendah lemak lainnya sebelum berangkat. Cara ini akan mencegah Anda makan berlebih saat berada di pesta.

Keranjingan gula biasanya meningkat saat liburan dan membuat Anda mengkonsumsi lebih banyak karbohidrat, yang justru akan membuat Anda semakin keranjingan gula. Untuk menghindari siklus keranjingan karbohidrat ini, konsumsilah makanan yang mempunyai indeks glisemik rendah. Dengan hanya mengonsumsi karbohidrat kompleks, keranjingan Anda akan hilang dan rasa puas/tingkat kekenyangan bertambah.

Untuk menghindari memilih makanan yang salah/tidak sehat, sediakanlah kudapan sehat yang rendah lemak seperti protein batangan dan whey protein yang bisa menjadi pilihan bernutrisi saat Anda kekurangan waktu untuk menyiapkan makanan.

Lupakan alkohol saat perut dalam keadaan kosong. Pastikan mengisi perut terlebih dahulu jika hendak minum alkohol. Selain itu, hindari juga minum berlebih yang bisa membuat Anda kehilangan kontrol dan makan berlebih.

Daripada mengonsumsi daging merah gelap, ada baiknya mengonsumsi daging putih ayam atau kalkun tanpa kulit.

Cobalah menuliskan jumlah kalori yang Anda konsumsi dalam sebuah catatan kecil. Anda akan terkejut betapa cepatnya makanan yang Anda konsumsi menambah 500-1000 kalori ekstra per hari. Tiga kue per hari selama seminggu setara dengan 0.75 kilogram berat badan ekstra. Pikirkan usaha yang harus Anda lakukan untuk menghilangkannya begitu liburan berakhir. Apakah kue tersebut cukup berharga dibandingkan usaha keras yang harus Anda lakukan selanjutnya? Anda tentu bisa mempertimbangkannya.

Trik memasak:

Kurangi lemak dan kalori di dalam kaldu atau kuah dengan cara melewatkannya melalui alat pengambil buih/skimmer sebelum disajikan.

Gunakan bagian luar ayam/kalkun. Bagian luar mengandung lebih sedikit kalori dan lemak dibandingkan bagian dalamnya. Sajikan beberapa makanan yang sangat rendah kalori dan lemak, seperti salad buah segar atau sayur kukus dengan topping jus lemon atau rempah-rempah.

Gantilah kentang panggang dengan manisan ubi.

Daripada menggunakan metega, ada baiknya menggunakan margarin ringan atau krim asam rendah lemak sebagai topping sayuran.

Saat makan sandwiches, lebih baik menggunakan mustard daripada mayonnaise.

Daripada makan kripik kentang, lebih baik mengonsumsi kue kering yang asin (pretzels) dan kudapan rendah lemak.

Olahraga untuk redakan stres:

Kegiatan belanja tambahan dan menghadiri acara sosial lainnya akan membuat jadwal Anda semakin padat. Karena tiu, sediakan waktu bebas stres dengan fokus pada olahraga. Olahraga memicu pelepasan endorphin yang berfungsi memperbaiki mood. Mal merupakan tempat yang nyaman untuk berjalan. Jika waktu Anda terbatas, cobalah parkir sejauh yang Anda bisa dari tempat kunjungan atau tujuan Anda. (OL-08)

gambar: coxnewsweb.com

sumber: mediaindonesia.com/mediahidupsehat