Tes HPV Lebih Efektif dari Pap Smear

21 Januari 2010 Artikel Kesehatan


KOMPAS.com - Kesadaran melakukan skrining untuk mendeteksi kanker bisa menyelematkan hidup kita. Dalam pencegahan kanker serviks, studi teranyar menunjukkan tes DNA HPV jauh lebih efektif untuk mendeteksi kanker lebih dini daripada pap smear.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan The Lancet Oncology, para ahli dari Italia mengatakan studi terhadap 95.000 wanita menunjukkan mereka yang melakukan tes HPV lebih sedikit yang terkena kanker serviks dibanding dengan kelompok yang hanya melakukan pap smear.

Saat ini terdapat beberapa metode skrining human papilloma virus penyebab kanker serviks, yakni pap smear (untuk mendeteksi perubahan sel di leher rahim), atau metode alternatif dengan asam asetat (IVA) yang menawarkan skrining menjanjikan.

Dalam studi yang dilakukan dengan mengikuti kesehatan para responden selama 3,5 tahun, diketahui bahwa tes HPV lebih sensitif daripada pap smear dalam mengetehaui perubahan sel serviks pra kanker. Para ahli juga menyarankan pengulangan tes HPV kurang dari lima tahun, sedangkan pap smear setiap tahun.

Dr.Guglielmo Ronco dan timnya dari Centre for Cancer Prevention, Italia, mengatakan tes HPV sebaiknya dilakukan oleh wanita berusia di atas 35 tahun yang melakukan skrining pertamakali. Bila hasilnya positif bisa dilanjutkan dengan pap smear dan terapi lain yang diperlukan.

"Berdasarkan data kami, tes HPV merupakan tes skirining yang sangat penting. Namun tes ini tidak disarankan untuk wanita berusia kurang dari 35 tahun," kata Ronco. Makin dini perubahan sel diketahui makin tinggi kemungkinan sembuhnya.

sumber: kesehatan.kompas.com