Tertawa dan Bernyanyi Dapat Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

3 Januari 2014 Artikel Kesehatan


Di antara segudang masalah dan berbagai hal negatif yang menambah beban, terapkan tujuh cara alami dan sederhana ini supaya tubuh tidak mudah sakit dan hati lebih gembira.

1. Berpikir positif.

Tubuh dan pikiran memiliki kaitan yang sangat erat. Karena itu cara pandang kita amat mempengaruhi kondisi tubuh. Sejumlah peneliti di Pittsburgh Carnegie Mellon University menemukan bahwa orang yang berpikir positif jarang terkena sakit.

2. Tertawalah lepas.

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh University of Maryland Medical Center Study, para peneliti menemukan bahwa tersenyum dan atau tertawa lepas mendorong produksi hormon endorfin dan mendorong pelepasan racun dalam tubuh. Lebih dari itu, 10 menit tertawa lepas dalam sehari akan menurunkan resiko serangan jantung.

3. Mainkan musik yang mengalun lembut jelang tidur.

Mendengar musik yang menenangkan meningkatkan kualitas tidur sampai 35 persen. Demikian diungkapkan peneliti asal Taiwan. Musik berirama tenang efektif menurunkan hormon stes. Agar tidur lebih lelap, redupkan cahaya dalam kamar. Tidur yang nyenyak merupakan syarat utama tubuh yang sehat.

4. Bernyanyilah dengan riang.

Bisa jadi inilah alasan kenapa orang lebih senang datang ke karaoke. Bernyanyi dengan riang akan merilis hormon endorfin dan serotonin yang membuat mood menjadi lebih baik. Bernyanyi juga bisa jadi pengalih terbaik dari kesedihan dan rasa depresi.

5. Melihat pemandangan.

Melihat gambar indah, seperti pemandangan hijau dan atau matahari terbenam memberi ketenangan. Studi yang pernah dilakukan Alice Domar, PhD, pendiri Domar Center for Mind/Body Health mengungkapkan kalau metode ini juga positif buat waniita yang merasa terserang masalah PMS dan mood swing.

6. Berdoa supaya umur panjang.

Memiliki harapan dan berserah diri akan memberikan ketenangan pada batin. Keseimbangan antara kesehatan fisik dan jiwa akan membuat Anda lebih bahagia. Beberapa riset juga menunjukkan orang yang memiliki jiwa sosial tinggi lebih jarang terkena sakit jantung.

7.Tarik nafas yang dalam.

Herbert Benson, MD, direktur Benson-Henry Institute for Mind Body Medicine di Massachussets General Hospital di Boston mengatakan, menarik nafas dalam-dalam dan perlahan, setidaknya sepuluh menit dalam sehari akan mengurangi potensi tekanan darah tinggi.

Oleh: Iman S
(Dikutip dari berbagai sumber)