Ternyata Narsis Itu Penyakit! Lho Kok Bisa Yah?

19 Desember 2012 Artikel Kesehatan


Rasa percaya diri memang diperlukan saat berinteraksi dengan orang lain apalagi di dalam melakukan suatu aktivitas. Dengan memiliki rasa percaya diri yang tinggi,seakan-akan kita termotivasi untuk berhasil dalam apa yang di kerjakan. Rasa percaya diri juga membantu membangkitkan keberanian dan semangat kita di hadapan banyak orang.

Namun bagaimana jika rasa percaya diri itu berlebihan? Apakah baik untuk diri sendiri dan orang lain? Istilah yang untuk rasa percaya diri yang berlebihan adalah Narsis.
Narsis merupakan salah satu rasa percaya diri yang berlebihan yang mengekspresikan dirinya dengan memfoto dirinya sendiri. Ternyata narsis merupakan salah satu penyakit mental atau gangguan psikologis ! Lalu apakah bahayanya bagi kesehatan?

Ada baiknya kita mengetahui definisi penyakit narsis ini.
Narsis atau yang dalam istilah ilmiah disebut Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah gangguan psikologis ketika seseorang memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi untuk kepentingan pribadinya dan juga rasa ingin dikagumi.

Narsis termasuk salah satu dari tipe penyakit kepribadian. Seseorang yang menderita gangguan narsis biasanya diiringi juga dengan pribadi yang emosional, lebih banyak berpura-pura, antisosial dan terlalu mendramatisir sesuatu.


Namun, di balik topeng kepercayaan diri yang tinggi terdapat sebuah harga diri yang rapuh dan sensitif terhadap setiap kritik kecil.

Hal ini terjadi dengan sendirinya dan jika gangguan ini begitu kuat sehingga mengasingkan seseorang dari masyarakat, maka perlu mengambil langkah-langkah penyembuhan, seperti melakukan psikoterapi.

Berikut ini adalah ciri -ciri orang narsis:

1. Sifat bangga yang berlebihan dengan fantasinya dan memiliki tujuan yang tidak realistik tentang keberhasilan yang tiada batas, kekuatan, kepintaran, kecantikan atau kisah cinta yang ideal.

2. Percaya bahwa dirinya sangat spesial dan hanya bisa bergabung atau bergaul dengan orang-orang yang juga memiliki status tinggi.

3. Egois, melebih-lebihkan prestasi dan bakat yang dimiliki, berharap dikenal sebagai orang unggul tanpa ada hasil atau pencapaian tertentu.

4. Memerlukan pujian yang berlebih ketika melakukan sesuatu.

5. Memiliki keinginan untuk diberi julukan tertentu.

6. Bersikap individual dan selalu mengambil keuntungan dari setiap kesempatan untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.

7. Tidak memiliki perasaan empati terhadap sesama.

8. Memiliki rasa iri hati dengan keberhasilan orang lain dan percaya bahwa orang lain juga iri padanya.

9. Menunjukkan sifat arogan dan merendahkan orang lain.

10. Mudah terluka, emosional dan memiliki pribadi yang lemah.

Dampak dari narsis yang berkepanjangan, akan menimbulkan hal yang negatif bagi diri sendiri sehingga hal ini dapat menggangu kesehatan seperti:

1. Depresi

2. Mengalami kesulitan dalam hubungan keluarga atau asmara

3. Punya pikiran atau perilaku bunuh diri

4. Penyalahgunaan alkohol

5. Penyalahgunaan zat (narkoba atau rokok)

6. Bermasalah di tempat kerja atau sekolah


(Dikutip dari berbagai sumber)