Terlalu Bersih Juga Tak Baik

6 Desember 2010 Artikel Kesehatan


Anda tipe orang yang selalu khawatir bahwa apa pun yang ada di sekitar Anda kotor sehingga selalu membekali diri dengan tisu, sabun, dan produk pembersih? Coba ubah pelan-pelan kebiasaan Anda ini karena menurut penelitian, bersikap terlalu higienis ternyata tidak baik untuk kesehatan. Mungkinkah ada batasan khusus mengenai kadar bersih yang kita lakukan?

Menurut Allison E. Aiello, PhD, dari University of Michigan School of Public Health di Ann Arbor, Amerika Serikat, menggunakan terlalu banyak bahan kimia dari sabun atau produk antibakteri bisa menekan sistem kekebalan dan menyebabkan alergi. Sementara mereka yang mengerjakan pekerjaan rumah tangga secara natural (tidak memakai produk-produk berbahan kimia) cenderung tidak mengalami gangguan tersebut.

Pengaruh bahan kimia ini bervariasi sesuai usia. Untuk mereka yang usianya di bawah 18 tahun, kadar triclosan (bahan antibakteri) dalam urine bisa menyebabkan alergi dan sakit tenggorokan. Adapun pada remaja berumur 18 tahun ke atas, kadar bahan kimia pengeras plastikbisphenol A atau BPAyang banyak ditemukan pada kotak makanan dan minuman, dikaitkan dengan kadar antibodi cytomegalovirus yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan kondisi sistem kekebalan yang melemah.

Bahan seperti triclosan (juga dipakai untuk bahan pasta gigi) yang merupakan kandungan dalam produk-produk pembersih, "Bisa menimbulkan lingkungan yang terlalu bersih sehingga mengacaukan perkembangan sistem kekebalan, dengan menghilangkan atau mengubah mikrobiota yang biasanya membantu membentuk sistem kekebalan," tutur tim peneliti.

Dengan kata lain, bebersihlah dengan sewajarnya saja, dan dengan bahan yang lebih alami.

Sumber: kompas.com