Tas Punggung, Teman atau Lawan?

8 September 2009 Artikel Kesehatan


Tas punggung bisa jadi sangat membantu bagi anak-anak saat berangkat ke sekolah. Yang perlu diperhatikan adalah pemilihan tas agar tidak mengganggu pertumbuhan anak tubuh hingga masa dewasa nanti.

"Jika tas itu terlalu berat atau digunakan secara tidak tepat, maka tas punggung dapat menekan otot dan sendi serta bisa memicu sakit punggung serius," ujar Paula Kramer dari University of the Sciences di Philadelphia dalam siaran pers seperti dikutip healthday, Jumat (4/9)

Tas punggung seringkali dikaitkan dengan cedera yang terjadi, sekitar 7.300 kasus di ruang gawat darurat pada tahun 2006 berdasarkan data dari U.S. Consumer Product Safety Commission.

Ada beberapa hal yang dikatakan oleh Paula guna mencegah cedera punggung akibat tas punggung. Dia menuturkan, ukuran tas punggung sebaiknya disesuaikan dengan usia dan ukuran tubuh anak. Semakin muda serta kecil tubuh anak, maka tas yang dibawanya harus semakin kecil.

"Cari juga bahan yang terang saat terkena cahaya agar lebih tampak pada kegelapan serta cek tali penyangga pada bagian dada untuk kenyamanan," terang Paula sambil menambahkan, tas punggung dengan roda bisa jadi pilihan agar beban anak bisa diminimalisir.

Ketika mengisi barang-barang di tas punggung, taruh barang yang paling berat di bagian paling belakang atau paling dekat dengan punggung. Hal itu membantu mendistribusi beban lebih seimbang. Pastikan berat beban pada tas punggung hanya sekitar 10-15 persen dari berat badan anak.

Sesuaikan tali pada tas punggung agar berada pada posisi yang tepat. Komunikasikan pada anak, tas punggung itu harus selalu digunakan dengan memasang dua talinya serta gunakan tali penyangga di dada atau di sekitar pinggang, jika ada. (rin)

Sumber: Republika Online (republika.co.id)