Tak Hanya Usir Stres, Inilah Manfaat Menakjubkan dari Meditasi

24 Mei 2015 Artikel Kesehatan


Kesehatan bukan hanya soal fisik saja, melainkan secara keseluruhan seperti kesehatan emosional baik mental maupun fisik. Kerjaan yang menumpuk, kegiatan yang padat tak jarang membuat Anda stress dan kondisi mental terganggu. Hal yang perlu Anda lakukan untuk meredakan itu semua salah satunya adalah dengan meditasi.

Namun, tahukah Anda bahwa meditasi tak hanya dapat usir stress? Beberapa studi menunjukan bahwa kegiatan menenangkan pikiran ini mampu menjaga fungsi kerja otak, menurunkan tekanan darah, mengontrol nafsu makan hingga mencegah risiko penyakit jantung.

Berikut adalah manfaat dari meditasi selain menjadi pengusir stress:

Mengontrol nafsu makan

Penelitian menunjukan terkait pertumbuhan badan mengklaim bahwa kesadaran bisa mengurangi dan menekan nafsu makan serta mengontrol berapa banyak porsi makanan yang dikonsumsi.Jumlah asupan makanan bisa dikontrol dengan adanya kesadaran makan melalui medit-ate, semacam meditasi ketika makan.

Menurunkan Tekanan Darah

Meditasi akan menenangkan indra yang Anda miliki, mengendalikan amarah, serta tingkat kecemasan dan menurunkan tekanan darah Anda. Anda akan merasa lebih santai dan tenang setelah sesi meditasi dilakukan secara berulang dan teratur.

Memelihara Kesehatan Otak

Para peneliti dari Wake Forest Baptist Medical Center mengamati khasiat program meditasi dan yoga yang dikenal sebagai Mindfulness Based Stress Reduction (MBSR) dalam mengobati gangguan kognitif ringan yakni ada masalah dengan memori dan migrain. Mereka menemukan bahwa meditasi sebagai bentuk terapi benar-benar dapat membuat otak lebih baik sehingga berpotensi membantu orang mengatasi gangguan kognitif serta migrain.

Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Stres dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh yang berakibat pada masalah jantung, arthritis dan bahkan asma. Nah, dengan melakukan meditasi secara teratur,tubuh akan tetap merasa sejuk dan tenang dan bekerja sebagai proses anti peradangan untuk sistem internal tubuh.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)