Susu Sapi Terlalu Asin untuk Bayi

8 Agustus 2011 Artikel Kesehatan


Ahli gizi dari Universitas Bristol menyatakan bayi berusia di bawah 1 tahun tidak boleh diberikan susu sapi karena terlalu asin bagi mereka. Dijelaskannya, susu sapi hampir empat kali lebih asin dari air susu ibu (ASI).

Hal tersebut terungkap setelah uji coba membuktikan bahwa bayi di bawah 12 bulan yang diberikan susu sapi cenderung memiliki kadar garam tinggi. Dr Pauline Emmett dan Vicky Cribb, ahli gizi dari Universitas Bristol, menemukan bahwa 70 persen bayimemiliki terlalu banyak kadar garam dalam tubuh mereka.

Bayi yang mengonsumsi 700 ml susu sapi setiap hari akan mendapatkan 385 mg garam, hampir setengah dari kebutuhan maksimum yang disarankan (1 gram) untuk bayi berusia sampai 1 tahun.

Oleh karena itu, para peneliti memperingatkan, "Temuan ini menunjukkan bahwa konsumsi garam perlu dikurangi secara substansial pada anak-anak dari kelompok usia ini."

Lebih lanjut, seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (2/8), "Bayi membutuhkan makanan yang khusus dipersiapkan untuk mereka tanpa ditambahkan garam. Penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua harus lebih memahami makanan apa yang cocok untuk bayi mereka. Saran untuk tidak menggunakan susu sapi sebagai makanan utama bayi sebelum usia 12 bulan berlaku untuk semua orang tua."

Memberikan bayi terlalu banyak garam dalam makanan mereka dapat membuatnya kurang mampu merasakan makanan kala dewasa. Dari sisi kesehatan, terlalu banyak memberikan garam pada bayi bisa meningkatkan tekanan darah. Selain itu, pemberian garam terlalu banyak untuk anak-anak juga dapat merusak ginjal mereka. (Pri/OL-06)

Sumber: mediahidupsehat.com