Susah Makan, Perlukah Anak Minum Vitamin?

12 Mei 2011 Artikel Kesehatan


TANYA:

Dok, saya memiliki anak yang usianya hampir 2 tahun. Ia anak yang lincah dan sehat, berat badannya 12 kg. Yang menjadi kegelisahan saya, anak saya ini susah sekali makan. Setiap hari bisa 5-7 kali ia minum susu formula. Menu makanan yang disukainya hanya yang itu-itu saja dan paling banyak dua kali makan dalam sehari. Ia sangat suka sekali buah-buahan, baik dijus atau dimakan langsung.

Pertanyaan saya, apakah kebutuhan tubuhnya akan vitamin, mineral dan lainnya sudah bisa terpenuhi dari susu formula? Perlukah ia diberi tambahan suplemen agar tidak kurang gizi. Mohon penjelasannya dok. Terima kasih. (Rian, 34, Pamulang)

JAWAB:

Bapak/Ibu Rian yang baik, sayang sekali Bapak/Ibu tidak menyebutkan jenis kelamin si kecil dan tinggi badannya saat ini sehingga saya tidak dapat menentukan secara jelas status gizinya saat ini. Namun, untuk seusianya saat ini baik anak laki-laki ataupun perempuan, sebenarnya berat badannya masih tergolong cukup baik.

Mengenai kesulitan makannya, sebaiknya perlu dipahami bahwa makan pada anak merupakan suatu proses pendidikan/pelatihan yang perlu dilakukan secara berkesinambungan, penuh kesabaran dan kasih sayang.

Untuk seusianya memang anak sudah mulai memilih-milih makanannya (picky-eater), namun hal tersebut dapat diatasi dengan cara memperbanyak variasi dan pilihan jenis makanan dan rasa/warna yang menarik.

Konsumsi susu formula sebaiknya sudah mulai harus dikurangi terutama saat jam makan utama (pagi, siang dan sore/malam), sehingga ia harus dilatih bahwa pada saat itu ayah/bunda hanya menyediakan makanan utama saja, bukan susu.

Untuk seusianya, kebutuhan nutrisi yang lengkap dan seimbang tidak bisa didapatkan hanya dari konsumsi susu saja. Suplemen vitamin (terutama multivitamin) boleh saja diberikan dengan dosis yang dianjurkan.

Sumber: kompas.com