Sudah Benarkah Cara Mandi Anda?

11 Agustus 2019 Artikel Kesehatan


Mandi sebenarnya bertujuan untuk membersihkan tubuh dari segala kotoran. Dalam perkembangannya, mandi tidak lagi jadi sekadar rutinitas pembersihan tubuh. Mandi juga menjadi sarana untuk relaksasi diri dari segala kepenatan atau kesedihan. Tapi, pernahkah Anda merasa tidak lebih baik setelah mandi? Terkadang, kulit justru terasa lebih kering atau bahkan terasa gatal setelah mandi. Rambut Anda pun terasa lebih buruk setelah keramas.

Hal ini bisa terjadi karena banyak hal. Bisa jadi ada yang salah dengan sabun dan sampo, atau malah ada yang salah dengan cara mandi Anda? Ingat, cara mandi juga akan memengaruhi kesehatan dan kebersihan kulit. Ahli kulit mengungkap kesalahan paling umum saat mandi yang bisa jadi tidak kita sadari.

Berikut beberapa cara untuk mandi yang lebih bersih dan sehat.
1. Mandi tidak terlalu lama

Anda pasti berpikir, semakin lama mandi, maka tubuh akan semakin bersih dan penampilan lebih menakjubkan. Jangan salah sangka. Menghabiskan waktu terlalu lama di bawah shower akan membuat kulit kering, apalagi jika mandi dengan menggunakan air panas. Ahli dermatologi, Sandy Johnson, mengatakan, untuk membatasi waktu mandi maksimal 10 menit. Hal ini dilakukan untuk mencegah dehidrasi kulit karena air panas dapat menghilangkan minyak alami kulit. Mandi dengan air panas terlalu lama akan menyebabkan pembuluh darah terbuka. Hal ini dapat menyebabkan timbulkan bercak merah atau ruam-ruam pada kulit yang mirip dengan bercak merah yang muncul setelah Anda berkeringat sehabis berolahraga.

2. Menggosok kulit kepala dengan kuku jari
Menggosok kulit kepala dapat terasa menyegarkan, tetapi sebenarnya Anda justru merusaknya jika menggunakan kuku jari. "Kuku jari dapat menggores kulit kepala, hingga mengelupas," kata Sandy Johnson, ahli kulit. Karenanya, gunakan ujung jari Anda hingga sampo berbuih. Penting juga untuk menghindari cara menggosok yang terlalu agresif helai rambut di antara tangan Anda, karena dapat merusaknya dan menyebabkan ujung rambut bercabang.

3. Sabun tidak mengandung pelembab
Sabun batangan tanpa pelembab, seperti sabun antibau dan antibakteri, benar-benar dapat mengeringkan kulit Anda. Mona Gohara, ahli kulit menyarankan agar mencari sabun batangan yang mengandung 'stearic acid' dalam daftar bahannya atau kalimat 'melembabkan' yang tercantum pada bungkusnya.

4. Menggosok tubuh dengan keras
Karena ingin menyingkirkan debu dan kotoran dari kulit, banyak orang yang terbiasa mandi dengan spons mandi. Padahal, permukaan yang kasar bisa menghilangkan pelindung alami kulit. Pilihlah lap mandi berbahan katun untuk bayi, yang diusapkan secara lembut dengan meminimalkan gosokan pada tubuh.

5. Tidak membilas dengan baik
Penting untuk memastikan seluruh sabun dan produk rambut telah terbilas total. Produk yang tersisa dapat berujung pada iritasi kulit dan penyumbatan pori-pori, sehingga menimbulkan jerawat. Cegah jerawat pada punggung dengan membilas rambut secara terbalik (kepala menunduk dan rambut dikedepankan), membuat sampo dan conditioner langsung terbuang ke lantai, bukan ke punggung Anda.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)