Simulasi Percakapan Bantu Pasien Autisme

21 Maret 2011 Artikel Kesehatan


Metode baru telah ditemukan dalam membantu pasien autis dewasa yakni dengan simulasi percakapan. Dalam metode ini, pasien akan berinteraksi dengan pasangan virtual guna mengembangkan ketrampilan interaksi sosial yang lebih baik.

Lebih dari separuh orang yang didiagnosis dengan autisme memiliki kemampuan intelektual yang normal, tapi mereka sering kali mengalami kesulitan saat berinteraksi dalam lingkungan sosial seperti bercakap-cakap dengan orang lain.

Cheryl Trepagnier dan Corinne Bell dari The Catholic University of America, Washington, DC, serta Dale Olsen dan Laura Boteler dari SIMmersion LLC, Columbia, melakukan penelitian untuk membantu orang dewasa penderita autisme menggunakan simulasi percakapan.

Hasil penelitian mereka menunjukkan bahwa orang dewasa dengan autisme yang berpartisipasi dalam program percakapan simulasi memberikan tanggapan positif tentang metode itu. Mereka mendukung kualitas dan manfaat simulasi.

Dalam studi ini pula, peneliti menciptakan sebuah lingkungan di mana peserta autisme berinteraksi dengan mitra virtual. Mereka diberi pilihan dialog di layar dan memulai, mempertahankan, dan menyimpulkan percakapan yang menyenangkan pada topik yang bervariasi. Temuan ini disajikan dalam Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking edisi Maret 2011.

Sumber: mediaindonesia.com